JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Harianjgja.com, SLEMAN-Progam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Ke-93 Tahap II 2014 diselenggarakan di Desa Purwomartani, Kalasan.
Kegiatan yang berlangsung pada 9-29 Oktober 2014 tersebut dikerjakan 1 SST Kodim 0732 Sleman bersama masyarakat Purwomartani.
Peran TNI dalam membantu pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur di wilayah pedesaan dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Program yang telah berlangsung selama lebih dari 34 tahun ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Letkol Inf Bambang Yudi Kustiwa, Dandim 0732 Sleman dalam sambutannya pada pembukaan TMMD di Lapangan Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Kamis (9/10/2014).
Bambang memaparkan, program TMMD selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan mekanisme pembangunan bottom up atau melalui perencanaan dari bawah.
“Yang utama adalah, bagaimana masyarakat desa bisa mendefinisikan kebutuhannya sendiri sehingga proses pembangunan benar-benar dari, oleh, dan untuk masyarakat yang bersangkutan,” ucap Bambang kemudian.
Sasaran pembangunan fisik para program TMMD di Purwomartani di antaranya adalah jalan sepanjang 1.200 meter dan lebar 4 meter, renovasi sebuah masjid, pembuatan sebuah pos kamling, dan bantuan pembuatan lantai bagi empat rumah.
“TMMD juga akan menanam 3.000 bibit penghijauan di kanan dan kiri jalan seluas dua hektare,” ungkap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.