Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Harianjogja.com, JOGJA-Puluhan warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Rakyat Jogja (ARJ) berunjuk rasa di Simpang Empat Titik Nol Kilometer menolak pilkada tidak langsung, Jumat (10/10/2014).
Dalam aksinya tersebut mereka membakar keranda sebagai simbil matinya demokrasi dan lahirnya orde baru.
Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Selain membawa keranda, mereka juga membawa ban bekas, dan sejumlah poster bertuliskan penolakan pilkada tidak langsung.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan TNI karena menghambat arus lalu lintas dan aksi tersebut juga bersamaan dengan kedatangan kendaraan tempur tank milik TNI yang akan parkir di Alun-alun Utara.
Dalam orasinya, koordinator ARJ, Erol Daeng Alidiningrat mengatakan, perjuangan elemen rakyat dan mahasiswa dalam gelombang reformasi menumbangkan Soeharto kembali dikotori oleh sisa-sisa orde baru yang berkedok partai reformis yang menguasai parlemen.
Ia mengungkapkan dalam melawan kebangkitan orde baru dan penindasan tidak bisa diserahkan kepada presiden terpilih. Kekuatan massa rakyat yang solid, cerdas, dan berdaulat yang mampu menjadi kekuatan tanding dan mengikis habis elemen-elemen sisa orde baru.
"Di hadapan kita sisa orde baru telah merusak di dalam kekuatan mayoritas parlemen," kata Daeng.
Menurut Daeng, parlemen telah nyata mendeklarasikan akan menjatuhkan kekuasaan eksekutif yang sah. Padahal dalam prinsip sistem presidensial, kata dia, kekuasaan eksekutif dan legislatif tidak bisa saling menjatuhkan.
Daeng menyerukan kepada masyarakat agar tidak terpecah belah. Melainkan rapatkan barisan guna menangkal bangkitnya orde baru.
"Kami menuntut mundur tokoh sisa-sisa orde baru yang haus kekuasaan yang sedang melakukan kekejian politik dengan mengorbankan NKRI," tegasnya..
Dikatakan Daeng, aksi yang dilakukan merupakan rentetan aksi yang sudah dilakukan sejumlah elemen mahasiswa dan rakyat yang menolak pilkada tidak langsung sebelumnya. Aksi itu juga akan terus dilakukan hingga 20 Oktober mendatang atau bersamaan dengan pelantikan presiden terpilih Joko Widodo.
"Rakyat sudah geram, DPR dan MPR sudah dikuasai sisa orde baru sehingga tidak ada keseimbangan," tandas Daeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
DPRD DIY mendorong pembentukan sekolah pra-keluarga untuk membekali calon pasangan dengan pengetahuan pengasuhan, kesehatan mental, dan kehidupan rumah tangga.
Spider-Man: Brand New Day bertahan enam pekan di puncak box office AS dan mendekati rekor domestik Star Wars: The Force Awakens.
Barcelona mencetak 17 gol dalam empat laga La Liga 2026/2027. Produktivitas ini masuk tiga besar sejarah klub.
September 2026 diramaikan peluncuran HP baru. Ada iPhone 18 Pro, Xiaomi 18 Fold, Vivo X500, Oppo Find X10 dan iQOO 16.
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan dan membuat sejumlah bandara ditutup. Kedubes AS mengingatkan warganya meningkatkan kewaspadaan.