BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Bakdi Soemanto (http://serabi-indonesia.blogspot.com)
Harianjogja.com, JOGJA – Bakdi Soemanto, tokoh teater dan guru besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM), meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih Jogja pada Sabtu (11/10/2014) dinihari.
Istri almarhum, Nin Bakdi Soemanto mengatakan sebelum mengembuskan nafas terakhir mendiang suaminya menjalani perawatan selama sepekan di rumah sakit. Sayang, kondisi kesehatan sastrawan ini terus menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Sabtu subuh.
“Kami sudah berusaha untuk kesembuhan bapak. Tapi Tuhan berkata lain,” ungkap Nin Bakdi.
Sastrawan yang juga dikenal perokok berat ini memilih dunia sastra sebagai pelampiasannya karena kurang mahir di bidang matematika. Justru di sinilah dia menemukan kehidupan yang membuatnya nyaman. Bahkan kapasitasnya sebagai guru besar sangat disegani hingga saat ini.
“Dulu bapak lemah di bidang hitung, beliau malah pernah bilang kalau kemampuannya di bidang ilmu hitung itu bisa dikatakan amat jongkok,” terang Nin.
Tapi meski menjadi guru besar dalam bidang Sastra Inggris, Bakdi malah dibesarkan dari keluarga yang akrab dengan Sastra Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Harga minyak dunia turun dinilai menjadi peluang pemerintah membenahi subsidi BBM, memperkuat stok, dan meningkatkan perlindungan masyarakat rentan.
Mendes Yandri Susanto menegaskan isu Kopdes Merah Putih menutup warung kelontong dan melarang berdagang dalam radius 2 kilometer adalah hoaks.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan penggunaan izin usaha perusahaan pergadaian atas nama Perusahaan Perseroan (Persero)
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.