Ribuan PNS Kulonprogo Berikrar Entaskan Kemiskinan

Rabu, 15 Oktober 2014 17:20 WIB
Ribuan PNS Kulonprogo Berikrar Entaskan Kemiskinan

PENDATAAN -- Lurah Sine, Maduretno, (kanan) mendampingi Painem, 83, (kedua dari kanan) berbincang-bincang dengan dua petugas pendataan kemiskinan di rumah Painem, warga Dukuh Turi RT 1/RW XI, Sine, Sragen Kota, Sragen, Senin (1/8/2011). (JIBI/SOLOPOS/Tri Rahayu)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo membacakan ikrar pengentasan kemiskinan yang diikuti oleh ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam upacara peringatan HUT ke-63 Kulonprogo di Alun-alun Wates, Rabu (15/10/2014) sore.

Upacara yang dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Jawa dan diikuti oleh para peserta berpakaian adat Jawa menjadi puncak peringatan hari jadi.

Sebelumnya, Pemkab telah menggelar tirakatan di Gedung Kaca Pemkab Kulonprogo, Selasa (14/10/2014) dan DPRD Kulonprogo mengadakan sidang paripurna istimewa peringatan HUT ke-63 Kulonprogo, Rabu siang.

Hasto menuturkan saat ini kemiskinan di Kulonprogo berada pada persentase 21% berdasarkan survei Biro Pusat Statistik (BPS). "Artinya dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Pemkab Kulonprogo baru dapat mengentaskan kemiskinan satu persen," jelasnya.

Akan tetapi, kata Hasto berdasarkan program pendampingan KK miskin yang dilakukan PNS, angka kemiskinan tidak lebih dari 15%. Untuk selanjutnya, ia akan membawa dan mengolah data di tingkat desa melalui rembug desa, sehingga lebih akurat.

Menurutnya, 8.000-an PNS di Kulonprogo mendampingi 31.000 KK miskin dan didapati hasilnya tidak sebanyak suvei BPS. "Ada yang setelah didatangi ternyata rumahnya bagus dan tidak masuk kategori KK miskin," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online