Kisah Toriq Anwar, Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026
Putra petani asal Banyumas, Mohamad Toriq Anwar, menjadi lulusan terbaik IPDN 2026 dan menerima penyematan pangkat langsung dari Presiden Prabowo.
Ilustrasi menggunakan ATM (hackedgadgets.com)
Harianjogja.com, SLEMAN - Sindikat pembobol rekening melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melakukan aksinya dengan cara terstruktur dan sistematis. (Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/09/pembobolan-atm-penduplikat-kartu-atm-yang-bobol-rp13-miliar-berhasil-ditangkap-542910"> PEMBOBOLAN ATM : Penduplikat Kartu ATM yang Bobol Rp1,3 Miliar Berhasil Ditangkap)
Sebelumnya Ditreskrimum Polda DIY menangkap Gunanto, 38, warga Pomah, Tulung, Klaten dan Muhammad Rosyid, 36, seorang pedagang sapi warga Cawan, Jatinom, Klaten. Dari hasil pemeriksaan keduanya, pekan lalu Polda DIY kembali menangkap dua anggota sindikat tersebut yakni Aan, 30, warga Gunungkidul dan Dwi, 30, asal Surabaya, Jawa Timur .
Dalam sindikat itu Gunanto dan Rosyid berperan sebagai penarik uang dari sejumlah ATM. Mulai dari anjungan di Pingit (Kota Jogja), Ketandan (Banguntapan), Mlati (Sleman) dan Gedong Kuning (Banguntapan). Keduanya membobol rekening milik korban hingga mencapai Rp1,3 miliar selama dua pekan dengan persiapan sebelumnya sekitar tiga bulan. Persiapan tersebut adalah mencari sasaran korban terutama yang tidak menggunakan ATM. Sindikat ini memalsukan KTP korban terlebih dahulu sampai akhirnya dapat menerbitkan kartu ATM sesuai dengan rekening milik korban.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda DIY, AKBP Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan pihaknya sudah menangkap empat tersangka dalam sindikat pembobolan rekening tersebut. Terakhir penangkapan dua tersangka saat melarikan diri di apartemen Kalibata Jalan Mampang Prapatan 1 kamar nomor 15, Jakarta Selatan. Pada saat ditangkap kedua tersangka tengah bersama dengan seorang wanita yang dibawa dari Jogja.
"Keduanya sama-sama memalsukan KTP agar bisa membuat permohonan ATM ke pihak bank," ungkapnya, Minggu (19/10/2014).
Keduanya mendapatkan jatah hingga ratusan juta rupiah dari bagi hasil pembobolan rekening. Pihaknya menyita barang bukti berupa satu unit mobil Honda Jazz yang dibeli dengan uang dari hasil kejahatan. Selain itu selembar KTP palsu atas nama Nino Candra Wijaya juga turut diamankan dari kedua tersangka. Pihaknya masih melakukan penyelidikan karena dugaannya sindikat ini menyasar dengan korban lebih dari satu.
"Dari hasil interogasi dan keterangan para tersangka, masih ada beberapa orang yang belum tertangkap. Masih dalam pengejaran tim Jatanras," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Putra petani asal Banyumas, Mohamad Toriq Anwar, menjadi lulusan terbaik IPDN 2026 dan menerima penyematan pangkat langsung dari Presiden Prabowo.
Damkar Kulonprogo mengevakuasi ular koros sepanjang 1,5 meter yang ditemukan di gudang toko di Nagung, Wates saat aktivitas bersih-bersih.
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Residivis pencurian kembali ditangkap usai mencuri tas pengunjung swalayan di Jogja. Polisi mengungkap kerugian korban mencapai Rp4,8 juta.
Pengamat menilai target swasembada gula tidak cukup dicapai dengan mewajibkan industri rafinasi memiliki kebun tebu. Reformasi industri dinilai lebih penting.