Bersih Gudang Toko, Ular Koros 1,5 Meter Bikin Heboh Warga Kulonprogo

Khairul Ma\'arif
Khairul Ma\'arif Selasa, 04 Agustus 2026 17:17 WIB
Bersih Gudang Toko, Ular Koros 1,5 Meter Bikin Heboh Warga Kulonprogo

Ilustrasi kobra./Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO—Aktivitas bersih-bersih gudang di sebuah toko kelontong kawasan Nagung, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seekor ular koros sepanjang sekitar 1,5 meter ditemukan bersembunyi di balik tumpukan wadah barang, Selasa (4/8/2026).

Penemuan reptil tersebut membuat empat pekerja yang sedang merapikan gudang terkejut. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Pos Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kulonprogo sekitar pukul 10.05 WIB untuk dilakukan evakuasi.

Damkar Bergerak Usai Terima Laporan

Petugas Damkarmat BPBD Kulonprogo, Eko Riyanto, mengatakan laporan diterima saat personel piket berada di markas komando. Tim kemudian menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional kecil (Ford) beserta peralatan khusus penangkapan satwa.

Lokasi kejadian berada sekitar 500 meter dari Perempatan Nagung menuju Kantor KPU Kulonprogo. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pencarian ular yang sempat berpindah tempat di dalam gudang.

"Laporannya ada ular di gudang toko kelontong saat warga sedang bersih-bersih. Yang di dalam ada empat orang ibu-ibu dan sempat panik," ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Ular Koros Sempat Bersembunyi di Tumpukan Kotak

Hasil identifikasi menunjukkan ular tersebut merupakan ular koros atau yang juga dikenal sebagai ular kayu maupun ular jali, dengan panjang sekitar 1,5 meter.

Saat proses evakuasi berlangsung, ular sempat berusaha meloloskan diri dengan menyelinap di sela-sela tumpukan kotak di gudang. Namun, petugas berhasil mengendalikan situasi menggunakan alat penangkap khusus.

"Jenisnya ular koros. Tadi sempat lari, tapi pas berhenti langsung kita tangkap menggunakan hook (alat capit) dan kita masukkan ke dalam box khusus penangkapan," jelasnya.

Evakuasi Ular Masih Sering Terjadi di Kulonprogo

Eko mengungkapkan penanganan ular masih cukup sering dilakukan Damkarmat BPBD Kulonprogo. Dalam kurun Juli hingga awal Agustus 2026 saja, sedikitnya sudah terjadi tiga evakuasi ular dengan jenis yang berbeda.

Beberapa di antaranya melibatkan ular sanca atau sawa kentang hingga ular kobra Jawa (Naja sputatrix) yang dikenal memiliki bisa tinggi.

BPBD Minta Warga Jaga Kebersihan Gudang dan Rumah

Kepala Seksi Damkarmat BPBD Kulonprogo, Chris Hartanto, menjelaskan kemunculan ular di rumah maupun tempat usaha umumnya dipicu oleh keberadaan mangsa seperti tikus. Tikus biasanya tertarik pada sisa makanan atau gudang yang kotor dan lembap.

"Imbauannya agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, utamanya di dalam rumah dan gudang. Jangan sampai ada sisa-sisa makanan, karena itu memicu tikus masuk. Ular sendiri menyukai tempat lembap dan memangsa tikus," terang Chris.

Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga diimbau memastikan pencahayaan ruangan tetap memadai karena ular cenderung mencari lokasi yang gelap sebagai tempat bersembunyi.

Chris juga menyarankan penggunaan cairan pembersih atau pewangi beraroma menyengat yang tidak disukai reptil.

"Perhatikan aroma menyengat, gunakan pembersih lantai atau wewangian beraroma menyengat karena aroma tersebut tidak disukai oleh reptil," tuturnya.

Langkah pencegahan lainnya adalah memangkas dahan atau ranting pohon yang menjulur ke atap maupun tembok bangunan agar tidak menjadi jalur ular masuk ke rumah atau toko.

Chris memastikan kesiapsiagaan operasional Damkarmat BPBD Kulonprogo dalam menangani evakuasi satwa liar maupun kejadian kebencanaan tetap optimal. Ia juga mengimbau masyarakat segera menghubungi markas Damkar terdekat apabila membutuhkan bantuan penanganan.

"Untuk anggaran dan peralatan operasional terkait evakuasi aman. Masyarakat yang membutuhkan bantuan penanganan dapat segera menghubungi mako Damkar terdekat," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online