Awas Penipuan Aktivasi IKD Marak, Warga Kulonprogo Diminta Waspada
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Ilustrasi korban kekerasan seksual./Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO— Siswi SMAN 1 Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum satpam sekolah disebut dalam kondisi baik dan tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pihak sekolah memastikan siswi tersebut tetap mendapat pendampingan setelah peristiwa dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada awal Agustus 2026. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kondisi korban tetap terpantau, termasuk dari sisi psikologis.
Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Sentolo, Yuni Asih, mengatakan korban langsung menyampaikan cerita kepadanya setelah kejadian tersebut.
Curhatan korban kemudian dicocokkan dengan rekaman CCTV sekolah. Dari pemeriksaan tersebut, pihak sekolah memastikan kejadian yang diceritakan korban memang sesuai dengan rekaman yang tersedia.
"Nah, setelah itu kan anak kami undang, kami ajak bicara dan terus kami dampingi. Terus anaknya biasa lagi, sudah biasa lagi. Karena anaknya itu kan ceria, mudah diberikan masukan, terus humble, bisa menerima dengan positif begitu," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).
Korban Tetap Aktif di Sekolah
Yuni memastikan siswi tersebut tetap masuk sekolah seperti biasa. Menurutnya, korban tidak mengalami trauma berat hingga membuatnya mengurung diri atau berhenti mengikuti aktivitas di sekolah.
Bahkan, korban kini dipercaya menjadi komandan peleton (danton) di sekolahnya. Aktivitas tersebut menjadi salah satu kegiatan yang tetap dijalani korban setelah peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut.
"Anaknya kan tidak pernah tidak masuk. Sampai hari ini masuk terus. Bahkan aktif latihan sebagai komandan peleton. Anaknya juga sering ke ruang BK, dua hari sekali datang untuk cerita dan curhat biasa," tambah Yuni.
Yuni menjelaskan ruang BK tetap menjadi tempat bagi korban untuk bercerita dan menyampaikan kondisi yang dirasakannya. Sekolah pun terus melakukan pendampingan terhadap siswi tersebut.
Sekolah Laporkan Satpam ke Perusahaan Outsourcing
Sementara itu, Yuni turut menjelaskan mengenai penanganan terhadap oknum satpam yang menjadi sorotan publik. Hal tersebut berkaitan dengan status tenaga keamanan di SMAN 1 Sentolo yang bukan merupakan karyawan langsung sekolah.
Menurut Yuni, tenaga keamanan di sekolah tersebut merupakan tenaga alih daya (outsourcing) yang berasal dari perusahaan penyedia jasa pihak ketiga. Karena itu, sekolah tidak memiliki kewenangan langsung untuk memberhentikan oknum tersebut secara sepihak.
Pihak sekolah, kata Yuni, telah melayangkan laporan resmi kepada perusahaan outsourcing yang bertanggung jawab agar dugaan kejadian tersebut ditindaklanjuti sesuai prosedur.
"Satpam tersebut bukan karyawan langsung dari sekolah, melainkan tenaga dari pihak ketiga atau outsourcing. Setelah kejadian, sekolah langsung melaporkan ke perusahaan penanggung jawab agar ditindaklanjuti sesuai prosedur penanganan mereka," pungkas Yuni.
Sebelumnya, peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat luas. Sorotan muncul setelah adanya dugaan penanganan yang dinilai tidak cepat terhadap oknum satpam yang dilaporkan terkait kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Prabowo-Gibran hadir di HUT ke-28 PAN dengan batik. Zulhas juga menyampaikan pernyataan soal Prabowo dalam acara di JICC Senayan.
Genre horor mendominasi pendaftar FFI 2026. Ario Bayu menyebut komedi dan drama juga banyak diproduksi sineas Indonesia.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.