Banggar DPR Tolak Usulan Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Ini Alasannya
Ketua Banggar DPR Said Abdullah menolak usulan kenaikan gaji kepala daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan stabilitas fiskal negara.
Harianjogja.com, BANTUL—Hasil panen petani tembakau di Dusun Seropan III Desa Munthuk Kecamatan Dlingo kurang memuaskan. Diprediksi panen kurang baik ini akibat terguyur hujan pada masa tanam awal.
"Hasilnya kurang baik karena awal kami menanam kena guyuran air hujan," kata Sudarmanto petani tembakau di Seropan, Senin (20/10/2014).
Menurut Sudarmanto, petani tembakau di dusunnya saat ini memilih memanen tembakau untuk menghindari guyuran air hujan yang diprediksi sudah hampir datang.
Di dusun ini, banyak petani memilih jenis tembakau japlak atau dikenal tembakau lokal untuk selanjutnya dijual ke berbagai daerah seperti Magelang.
Untuk hasil panenan tembakau basah atau belum diiris, tiap satu kilogram terjual seharga Rp6.000. "Kami belum mampu mengolah tembakau rajangan (irisan) untuk dilempar ke pasaran. Jadi masih jual mentah," ujarnya.
Nilai jual panenan tembakau ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir tidak ada kenaikan sama sekali. Padahal, imbuh, Sudarmanto, sekitar empat tahun ini harga jual terbilang baik yakni Rp12.000 per kilogram.
Harga jual tembakau lokal Bantul ini jauh dibandingkan harga jual panen jika petani menjual dalam bentuk olahan atau irisan yang bisa mencapai seharga Rp70.000 per kilogram.
"Tapi prosesnya lama. Harus dijemur sampai kering dan diris lembut. Ini yang belum bisa kami lakukan karena sekarang harus harus persiapan masa tanam musim hujan ini," ujar Sudarmanta lagi.
Senada juga diungkapkan Wahudi, petani tembakau di daerahnya Jetis juga tidak mampu menjual tembakau setengah matang. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti tidak terlatihnya petani dalam mengiris daun tembakau.
"Untuk tenaga manual sepertinya tidak memungkinkan. Sementara alat produksi belum kami miliki," ungkapnya seraya memprediksi panenan tahun ini tidak lebih dari dua kuwintal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Banggar DPR Said Abdullah menolak usulan kenaikan gaji kepala daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan stabilitas fiskal negara.
Alwa Car Free Night digelar malam ini di Alun-Alun Wates. Simak rute gowes, jadwal, dan imbauan keselamatan dari Polres Kulonprogo.
Tak suka pepaya? Ini 4 bahan pangan tinggi serat seperti kacang polong, kubis brussel, sawi hijau, dan ubi jalar untuk bantu pencernaan tetap lancar.
Dispar DIY siapkan strategi transisi menuju Malioboro full pedestrian. Akses diatur ulang, parkir dan shuttle dioptimalkan demi kenyamanan wisatawan.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.