Sebuah Warung di Kulonprogo Terbakar, Kerugian hingga Rp25 Juta

Rabu, 22 Oktober 2014 18:20 WIB
Sebuah Warung di Kulonprogo Terbakar, Kerugian hingga Rp25 Juta

SIMULASI KEBAKARAN. Seorang siswa memadamkan api menggunakan karung basah saat simulasi kebakaran di SMKN 1 Kudus, Jateng, Kamis (24). Simulasi yang digelar oleh Damkar Djarum merupakan edukasi Keselamatan Keamanan Kerja (K3) bagi pelajar. FOTO ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/tom/12.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebuah warung milik Maryono di Dusun Tegal Perang, Desa Tawangsari , Kecamatan Pengasih, ludes terbakar, Selasa (21/10/2014) malam. Peristiwa yang diduga terjadi karena korsleting tersebut mengakibatkan kerugian hingga Rp25 juta.

Tidak ada yang tahu persis kapan api mulai menjalar. Sekitar pukul 23.00 WIB, anak korban, Risa, melihat api di warung yang berada di depan rumah.

Mengetahui keberadaan si jago merah, ia segera membangunkan ibunya, Tri Yuliati, yang sudah tidur. Tri pun ikut membangunkan suaminya, Maryono. Mereka bertiga mengecek keadaan di luar dan mendapati api berasal dari warung miliknya.

“Setelah tahu api sudah besar, saya berteriak meminta tolong kepada para tetangga,” ujar Maryono dalam laporan kepada polisi.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo Iptu Suharsoyo membenarkan telah terjadi peristiwa kebakaran warung di Tawangsari pada Selasa malam. Dari hasil peneyelidikan, kata dia diduga api berasal dari arus pendek listrik di dalam warung.

“Kerugian dari peristiwa tersebut mencapai Rp25juta,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online