Kades dan Ibu PKK Bantul Plesir ke Bali dan Bandung

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Kamis, 30 Oktober 2014 20:20 WIB
Kades dan Ibu PKK Bantul Plesir ke Bali dan Bandung

Harianjogja.com, BANTUL- Ratusan kepala desa dan ibu-ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Kabupaten Bantul bakal studi banding ke Bali dan Bandung.

Informasi yang dihimpun media ini, plesir 75 kepala desa se-Bantul itu akan dilaksanakan ke Bali. Rombongan akan mulai berangkat Senin (3/11/2014) mendatang.

Sedangkan ibu-ibu penggerak PKK yang kebanyakan merupakan isteri dari kepala desa (diperkirakan berjumlah 75 orang) akan berangkat ke Bandung.

Kepala Desa Panggungharjo Sewon, Bantul Wahyudi Anggoro Hadi membenarkan rencana plesir tersebut. Kegiatan itu sudah disosialisasikan Pemkab Bantul belum lama ini. Hanya saja kata dia, dirinya tidak diberitahu, apa tujuan kegiatan tersebut serta untuk mempelajari masalah apa.

"Di surat undangannya cuma berkunjung ke Kabupaten Jembrana, nanti dilanjutkan ke sebuah dusun. Studi banding soal apa saya tidak tahu," ungkap Wahyudi Kamis (30/10/2014).

Demikian pula ihwal kegiatan plesir ibu-ibu PKK. Dalam undangannya hanya disampaikan akan berkunjung ke Bandung, Jawa Barat.

Kepala Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo Bantul Bahrun Wardoyo mengatakan, informasi yang ia dapat, para perangkat desa itu bakal belajar desa adat di sebuah desa di Kabupaten Jembrana.

"Katanya belajar desa adat," imbuhnya. Mereka baru akan kembali ke Bantul pada Jumat (7/10/2014).

Ketua Komisi A DPRD Bantul yang membidangi masalah desa Amir Syarifudin menyebutkan, studi banding para pamong desa memakan biaya sebesar Rp333 juta. "Kalau biaya untuk perjalanan ibu-ibu PKK saya tidak tahu," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis