JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak 270 siswa SD dan SMP sederajat di Kabupaten Sleman menerima bantuan anak asuh tahun 2014 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (7/11/2014). Total bantuan yang diberikan mencapai Rp33 juta.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Hery Sutopo memaparkan, bantuan diberikan kepada 260 siswa SD dan 10 siswa SMP. Alokasi bantuan bagi siswa SD sebesar Rp120.000 per orang, sedangkan bagi siswa SMP sebesar Rp180.000 per orang.
Bantuan anak asuh merupakan upaya Pemkab Sleman memasilitasi kalangan pengusaha yang ingin membantu kelancaran program pendidikan.
“Kami mengapreasiasi dan berterima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian uangnya untuk generasi penerus kita,” kata Hery.
Bupati Sleman Sri Purnomo menambahkan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat maju dan sejahtera. “Peran pemerintah saja tidak akan cukup. Kita juga perlu peran dari seluruh komponen masyarakat, termasuk pihak swasta,” ucap Sri Purnomo.
Selain bantuan pendidikan dari pihak swasta, berbagai beasiswa telah disalurkan Pemkab Sleman. Diantaranya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), BOSDA Kabupaten dan Propinsi, Bantuan Siswa Miskin (BSM), hingga Jaminan Pelayanan Pendidikan Daerah (JPPD) bagi siswa miskin dan rentan miskin.
“Anak-anak Sleman harus lebih semangat dan rajin belajar karena pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat juga terus berupaya memberikan bantuan pendidikan,” papar Sri Purnomo kemudian.
Sri Purnomo berharap, tidak punya biaya sekolah tidak lagi dijadikan alasan putus sekolah atau ragu meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Dia ingin anak-anak di Sleman miminal bisa belajar hingga lulus SMA/SMK sederajat.
“Kalau mau meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak perlu takut jika berasal dari keluarga tidak mampu. Pemkab Sleman telah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sleman untuk memberikan beasiswa bagi anak tidak mampu tapi berprestasi,” kata Sri Purnomo kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.