Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi jalan kaki sehat (wikipedia.org)
Harianjogja.com, JOGJA-Terselenggaranya Jogja International Heritage Walk (JIHW) tahun lalu dengan sukses, kali ini Jogja Walking Association (JWA) kembali menyelenggarakan even serupa bertajuk The 6th Jogja International Heritage Walk 2014 atau JIHW 6.
Acara itu akan digelar pada 15-16 November mendatang di kawasan Candi Prambanan dan Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Even jalan kaki tahunan ini ditarget menyedot peserta lebih dari 2500, termasuk peserta dari berbagai negara.
Setidaknya sudah ada 350 peserta dari 14 negara yang sudah memastikan datang yaitu dari South Korea, USA, Australia, Netherlands, Italy, United Kingdom, Denmark, Japan, Belgum, Russia, Germany, Taiwan, France dan Austria
"Suatu kehormatan bagi Indonesia khusnya Jogja, dari tahun ke tahun peserta acara JIHW selalu bertambah," kata Sekjen Jogja Walking Association Fitiani Kudora kepada wartawan di Royal Ambarukmo, Minggu (9/11/2014).
Menurut Fitriani, Indonesia diwakili DIY telah resmi dikukuhkan menjadi anggota Liga Jalan Kaki International (International Marching League – IML) dan Indonesia juga merupakan negara pertama yang lolos di ASEAN serta resmi masuk Liga Olahraga IVV (Internationaler Volkssportverband) yang telah diumumkan di Perancis pada7 Mei 2013 lalu.
Menurut dia, JIHW merupakan kegiatan Jalan Kaki Rekreasi dan Olahraga yang bertaraf Internasional yang melalui rute 5 km, 10 km, dan 20 km untuk mendapatkan peringkat medali International Marching League dan Royal Medal yang akan diberikan langsung oleh GKR Pembayun bagi pejalan kaki yang bisa menempuh 20 km selama 2 hari.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berjalan kaki, dimana kami mengkolaborasikan untuk mempromosikan Heritage Indonesia, khususnya DIY," papar Fitriani.
Ada yang beda dengan JIHW tahun lalu, JIHW tahun ini mendapat tamu dari Finalish Muslimah World, mereka akan berjalan kaki 5 dan 10 KM di Prambanan.
Mereka berasal dari 12 Negara, seperti Bangladesh, Canada, Egypt, India, Iran, Malaysia, Nigeria, Palestina, Singapore, South Africa, Tunisia, dan Trinidad and Tobago.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS di tengah perang dagang yang kian memanas dengan Ottawa.
Dua kelompok disabilitas Kulonprogo mendapat bantuan InJourney Airports berupa fasilitas, pelatihan, dan pemberdayaan untuk menopang kemandirian.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe terhenti di perempat final US Open 2026 setelah kalah dari Ashlyn Krueger/Robin Montgomery.
Kondisi 5 gunung api status siaga hari ini, 9 September 2026, dari Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki, Merapi, Semeru hingga Sinabung.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.