Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Siswa dan Guru dari SMK Maarif 1 Wates dan SMKN 1 Temon (SMK Kelautan) menandatangani surat pernyataan damai di Mapolres Kulonprogo, Senin (10/11/2014) siang.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Polres Kulonprogo itu, belasan murid dari kedua sekolah ikut serta didampingi dengan guru dan kepala sekolah. Mediasi dipimpin oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto, Wakapolres Kulonprogo Kompol M Akbar Thamrin, dan Kabag Ops Polres Kulonprogo Kompol Vero Aria.
Mediasi ini dilakukan setelah pekan lalu kedua sekolah tersebut berseteru yang mengarah kepada aksi tawuran pelajar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak seorang pun mengetahui persoalan pasti yang membuat kedua sekolah tersebut berseteru. Pasalnya, perseteruan sudah berlangsung sejak lama dan seolah-olah diwariskan kepada junior turun temurun.
Guru SMK Maarif 1 Wates, Eko Juwito, berharap dengan mediasi dan penandatanganan pernyataan damai dapat membuat situasi belajar mengajar di kedua sekolah kondusif.
“Tidak perlu lagi menengok ke belakang, yang terpenting saat ini benang kusut sudah terurai dan kehidupan murid berjalan tenteram,” tuturnya.
Kepala SMKN 1 Temon Rokhmadi berharap polisi dan Satpol PP dapat menggelar razia rutin di sela-sela jam belajar sekolah dan sepulang sekolah untuk menertibkan siswa.
“Kami butuh bantuan, sebab tidak mungkin guru mengawasi 24 jam sampai di luar sekolah,” ungkapnya.
Wakapolres Kulonprogo Kompol M Akbar Thamrin mengatakan perseteruan antara SMK Maarif 1 Wates dan SMK Kelautan Temon merupakan rentetan dari persoalan yang telah lalu.
“Hingga akhirnya dari pengakuan murid di kedua sekolah, mereka sama-sama merasa menjadi korban,” ujarnya.
Kendati demikian, kata Akbar, untuk memutus persoalan ini tidak perlu dicari lagi siapa yang salah dan benar, melainkan sama-sama berkomitmen untuk berdamai dan tidak mengulangi perbuatan yang salah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Kylian Mbappe memimpin daftar kontribusi gol Piala Dunia 2026 dengan 11 keterlibatan gol, unggul tipis atas Lionel Messi.
Komjak meminta Kejagung segera menetapkan Jampidsus definitif usai Febrie Adriansyah mundur dan telah menginventarisasi 10 nama calon.
Pembangunan Sekolah Rakyat DIY di Moyudan tinggal menunggu terbitnya KKPR dari pemerintah pusat sebelum proses land clearing dan pembangunan dimulai.
BLT Kesra Rp900.000 belum diumumkan cair pada Juli 2026. Simak informasi terbaru, syarat penerima, dan cara cek status bansos secara online.
Lionel Scaloni mengakui Argentina kesulitan menghadapi Swiss sebelum menang 3-1 di perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste akan menghadapi Inggris.