Rektor dan Guru Besar UMY Soroti Rencana Pendirian 10 Kampus URI
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar salahsatu hotel di Dusun Somodaran, Banyuraden, Gamping, Sleman, Sabtu (22/11/2014) siang. Korban diketahui bernama Bayu Murti Nurcahyo, 43, warga Perum SGPLB G-1 RT 10 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Korban sempat meninggalkan pesan pada secarik kertas.
Dua saksi karyawan yang mengetahui peristiwa tersebut adalah Andriyanto, 25, asal Dlingo Bantul dan Sutarno, 32, asal Playen, Gunungkidul.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menjelaskan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban cek in ke hotel pada hari Jumat (21/11/2014) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban menempati kamar hotel nomor 10 setelah itu tidak keluar kamar hingga hari Sabtu (22/11/2014) pagi.
"Kemudian saksi [Andriyanto] datang ke kamar tersebut sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengantar makanan, tapi tidak ada respon dari dalam kamar," ungkapnya, Sabtu (22/11/2014).
Ia menambahkan, karyawan lainnya kemudian datang lagi ke kamar tersebut dengan maksud kembali mengantar makanan tapi tidak ada respon sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian pihak manajemen hotel memastikan bahwa korban belum cek out dari hotel. Setelah itu pihak hotel membuka kamar dengan cara membuka jendela. Karyawan hotel melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang di tempat tidur dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
"Pintu dikunci dari dalam tapi karena tidak ada respon kemudian dibuka dengan kunci lain oleh pihak hotel kemudian dilaporkan ke kami," imbuhnya.
Saat meninggal korban masih mengenakan pakaian lengkap yakni celana jeans warna gelap dan kaos serta memakai kacamata. Di dalam kamar hotel, korban sempat meninggalkan pesan di secarik kertas bertuliskan,
"Mohon maaf semuanya dan makamkan saya di SGPLB".
Korban sebelumnya menderita sakit menahun. Dari hasil penyelidikan korban sempat meminum sejumlah obat-obatan yang dicampur-campur.
"Dugaannya memang sakit sempat ditemukan sejumlah obat-obatan dari dalam kamar. Pihak keluarga sudah kami minta datang dan kami serahkan untuk dimakamkan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
BBWSSO menormalisasi Sungai Serang di Kulonprogo sepanjang Agustus 2026 untuk mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga pasokan air irigasi.
Donald Trump menyatakan masih ingin mencapai kesepakatan dengan Iran dan mengaku sempat membatalkan rencana serangan karena peluang diplomasi.
BPS mencatat tingkat hunian hotel di Kota Jogja naik pada Juni 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi dengan porsi 96,38 persen.
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.