Sepasang Kekasih Berstatus Pelajar Diamankan dari Bilik Warnet

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 25 November 2014 09:40 WIB
Sepasang Kekasih Berstatus Pelajar Diamankan dari Bilik Warnet

Ilustrasi razia penyakit masyarakat (JIBI/Solopos/Antara/Dok)

Harianjogja.com, JOGJA—Sepasang kekasih berstatus pelajar diamankan polisi dalam razia Operasi Jaring Progo 2014 Polresta Jogja. Mereka diamankan karena berduaan dalam satu bilik warung internet (warnet) saat jam pelajaran.

Selain menemukan sepasang pelajar di satu bilik warnet, dalam razia Operasi Jaring Progo selama 10 hari sejak 13 November itu, polisi juga mengamankan 13 pelajar yang kedapatan hendak tawuran, 31 pelanggar lalu lintas, menyita ratusan botol minuman keras serta menyidangkan 23 orang ke Pengadilan Negeri (PN) Jogja karena minuman keras.

Kepala Polresta Jogja Komisaris Besar Polisi Slamet Santoso mengatakan Operasi Jaring Progo merupakan upaya polisi untuk menjaga situasi dan kondisi wilayah aman dan kondusif. Adapun, sasaran operasi adalah lokasi tongkrongan, warnet, kafe, tempat hiburan, dan game online.

Slamet mengaku warnet menjadi salah satu sasaran dalam razia itu karena ditengarai dijadikan ajang pelajar untuk bolos sekolah. “Banyak pelajar yang kedapatan berada di warnet. Mereka bolos sekolah,” ujar Slamet kepada wartawan di Markas Polresta Jogja, Senin (24/11/2014).

Dia berharap ditemukannya pelajar yang membolos sekolah di warnet menjadi pembelajaran bagi semua pemangku kepentingan untuk sama-sama membina. Slamet juga meminta para pengelola jasa warnet agar tidak memasang bilik terlalu tinggi sehingga sulit terawasi.

Ketua Tim Unit Operasi Jaring Progo Ajun Komisaris Nuning Sukarminingsih menambahkan operasi rutin digelar setiap hari dengan menerjunkan semua unit baik Reserse Kriminal, Lalu Lintas, Narkoba, dan Intelkam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online