Bayern Muenchen Ditahan Schalke 0-0, Kane Gagal Jadi Pahlawan
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Ilustrasi minuman keras (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang akhir tahun, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman kembali menggelar operasi penertiban minuman keras (miras). Namun, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Sleman, Sunarto mengaku, pihaknya belum menemukan cara paling tepat untuk memberantas peredaran miras di Sleman.
Sunarto mengungkapkan, masih banyak penjual miras yang merupakan pemain lama. “Biasanya mereka sudah lebih pintar dan solidaritas antarpenjual miras itu tinggi. Begitu ada satu yang kami razia, dia langsung memberi tahu penjual lainnya. Jadi ketika kami sampai lokasi lain, mereka sudah tutup,” papar Sunarto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2014).
Sunarto mengakui, pihaknya sering kecolongan, termasuk saat operasi penertiban miras pada Sabtu (29/11/2014) lalu. “Kami dapat info kalau di lokasi itu ada penjual ciu. Tapi begitu sampai sana, sudah tidak ada,” ungkapnya.
Tim dari Satpol PP Sleman harus memutar otak untuk menentukan strategi ampuh agar tidak kecolongan lagi pada operasi penertiban miras. “Kami harus mengubah caranya, tapi belum ketemu yang seperti apa,” ujar Sunarto.
Sementara itu, pada operasi penertiban miras Sabtu malam, Satpol PP Sleman menyita 65 botol miras dan empat jeriken tuak. Seluruh barang bukti yang hanya berasal dari dua titik operasi tersebut kemudian diamankan di gudang Kantor Satpol PP Sleman untuk dimusnahkan pada akhir tahun ini.
Sebanyak 65 botol miras disita dari oknum pedagang kelontong di wilayah Jalan Palagan. Terdiri dari enam botol miras golongan A, 32 botol miras golongan B, dan 27 botol miras golongan C. Sementara empat jeriken tuak disita dari oknum pedagang kaki lima di wilayah utara Rumah Sakit (RS) Panti Rapih.
Sunarto melanjutkan, sampel barang bukti berupa tuak masih menjalani uji laboratorium. “Tujuannya, mengetahui kadar alkoholnya untuk kepentingan pengajuan perkara ke Pengadilan Negeri,” jelasnya kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k