Politisi dan Aktivis Demokrasi Asia Kunjungi PDI Perjuangan DIY
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN - Warga Kaligatel, Tlatar, Wonokerto Turi, Sleman digegerkan sesosok mayat di dalam jurang dengan kedalam sekitar 100 meter, Jumat (12/12/2014) pukul 13.30 WIB.
Korban diketahui adalah Mukiman atau Mbah Kiman, 72, warga Babadan RT 06 RW 17, Girikerto, Turi.
Kapolsek Turi AKP Suharno menjelaskan, peristiwa penemuan itu berawal saat salahsatu warga yakni Margono, 53, hendak mengecek saluran air bersih di kawasan jurang Kaligatel.
Beberapa menit kemudian ia bersama seorang temannya yakni Sudaryanto, 52, menemukan sesosok mirip tulang manusia. Setelah dilihat dengan seksama, ternyata sesosok mayat dalam kondisi membusuk.
"Kemudian melapor ke kami dan kami melakukan pengecekan, korban berjenis kelamin laki-laki," ungkap Suharno, Jumat (12/12/2014).
Ia menambahkan, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui bahwa korban adalah Mukiman alias Priyo Utomo. Tercatat merupakan warga Babadan RT 06 RW 17, Girikerto, Turi.
Korban meninggalkan rumah sudah sekitar 50 hari yang lalu. Pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa hilangnya Mbah Kiman itu ke Polsek Turi. "Korban diduga terpeleset jatuh ke dalam jurang tersebut karena sangat dalam. Selain itu sudah agak pelupa karena sudah tua," imbuhnya.
Saat ditemukan, lanjutnya, tubuh korban sudah tak berbentuk. Bahkan bagian kepala dan separuh badan sudah nyaris hilang. Hal itu dikarenakan sudah membusuk dan beberapa bagian terbawa arus sungai.
"Yang paling tampak hanya bagian kaki. Selain itu ada baju korban yang masih tersisa di TKP sehingga bisa menjadi penanda identitas korban setelah kami cocokkan dengan keterangan pihak keluarga," ungkap Suharno.
Sebelum kemudian ditemukan, lanjutnya, sejumlah warga sudah mencurigai adanya mayat di sekitar lokasi jurang itu. Pasalnya kerap ada burung Gagak yang hinggap di area tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Donald Trump yakin konflik AS-Iran segera berakhir setelah pemilu sela AS pada November, saat Partai Republik terancam kehilangan kendali DPR.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.