Awas, 76 Dusun di Sleman Rawan Banjir Lahar Hujan

Rima Sekarani
Rima Sekarani Senin, 15 Desember 2014 22:40 WIB
Awas, 76 Dusun di Sleman Rawan Banjir Lahar Hujan

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah penambang pasir berusaha mengevakuasi truk pengangkut pasir yang terjebak banjir di aliran Sungai Progo di kawasan Bendungan Sapon, Dusun Bendo, Trimurti, Srandakan, Bantul, DI. Yogyakarta, Jumat (05/12/2014). Truk yang terjebak banjir sejak pukul 03.00 itu hingga siang hari belum dapat dievakuasi karena keterbatasan alat berat atau truk berkapasitas besar untuk membantu menariknya.

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 76 dusun di Kabupaten Sleman yang berada di kawasan empat sungai yang berhulu di Gunung Merapi, rawan dilanda banjir lahar hujan saat musim hujan seperti saat ini.

"Dalam pemetaan kami, terdapat 76 dusun di empat lokasi sekitar sungai yang berhulu di Gunung Merapi yang terancam banjir lahar dingin. Kami minta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Julisetiono Dwi Wasita, Minggu (14/12/2014).

Menurut dia, dusun yang rawan dilanda banjir lahar hujan Merapi tersebut terdiri atas 41 dusun yang tersebar di sekitar Sungai Gendol dan Sungai Opak di Kecamatan Cangkringan, Kecamatan Ngemplak, Kecamatan Kalasan, dan Kecamatan Prambanan.

"Sementara itu, di sekitar aliran Sungai Kuning dan Sungai Boyong terdapat 35 dusun yang terancam, masing-masing di Kecamatan Pakem, Kecamatan Ngaglik, dan Kecamatan Turi," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online