Jalan Desa Disarankan Gunakan Conblock

Rima Sekarani
Rima Sekarani Kamis, 25 Desember 2014 02:20 WIB
Jalan Desa Disarankan Gunakan Conblock

Jalan desa di wilayah Sleman disarankan menggunakan conblok daripada aspal

Harianjogja.com, SLEMAN—Asisten Daerah Bidang Pembangunan, Suyamsih mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyarankan warga tidak membangun jalan dengan pengaspalan, melainkan conblock.

“Aspal memang lebih awet. Tapi kalau jalan kampung ya lebih baik conblock saja,” kata Suyamsih, saat ditemui di Dusun Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Selasa (23/12/2014).

Menurut Suyamsih, biaya pembangunan jalan conblock lebih murah dibanding pengaspalan. Selain itu,berbeda pada jalan beraspal, air hujan pada jalan conblock juga masih bisa meresap ke tanah.

“Bantuan aspal masih ada, tapi kami ingin mengurangi. Jadi kalau ada yang konsultasi soal pembangunan jalan desa, kami sarankan pakai conblock saja,” paparnya.

Meski demikian, Suyamsih akan tetap menyesuaikan dengan kebutuhan warga. Jika memang harus diaspal, setidaknya Pemkab Sleman akan memberikan bantuan sebesar 30% dari total kebutuhan pembanguan.

“Kalau bahan aspalnya, jarang sekali mereka sampai beli, pasti sebisa mungkin kami bantu,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online