WISATA JOGJA : Asyiknya Keliling Jogja Naik Kereta Kencana

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 25 Desember 2014 11:20 WIB
WISATA JOGJA : Asyiknya Keliling Jogja Naik Kereta Kencana

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Kirab kereta wisata kencana membawa sejumlah tamu undangan untuk menikmati keindahan kota Yogyakarta dari Ndalem Yudonegaran menuju Hotel Inna Garuda malioboro, Yogyakarta, Selasa (23/12/2014). Kereta wisata kencana dilengkapi dengan sistem informasi digital menggunakan empat bahasa dan dipersembahkan untuk wisatawan, kereta bertarif mulai dari Rp. 200 Ribu ini menempuh rute dari Hotel Inna Garuda Malioboro - kawasan Nol Kilometer- Jalan Ahmad Dahlan - jalan Bayangkara - Jal

Wisata Jogja kini ada wahana baru yakni naik kereta kencana 

Harianjogja.com, JOGJA- Kereta kuda di Kota Jogja dilengkapi dengan piranti teknologi terkini untuk memanjakan penumpang.

Empat kereta berjejer rapi di halaman Ndalem Yudhonegaran, Jalan Ibu Ruswo Jogja, Selasa (23/12/2014). Masing-masing kereta ditarik dua kuda. Model keempat kereta itu sengaja dibuat tak sama.

Namun bentuknya seperti kereta yang biasa digunakan bangsawan tempo dulu. Keempat kereta itu didesain ala Victorian Eropa lengkap dengan warna-warni cat yang cukup mencolok.

Kesan kereta kencana itu sebagai alat transportasi kerajaan masa lalu masih sangat melekat. Penumpang seakan-akan dibawa pada perjalanan melintasi kemegahan abad yang telah lewat.

Pada sisi kanan dan kiri lambung kereta, tedapat hiasan karangan bunga. Lambang Kraton Ngayogyakarta disematkan di bagian depan kereta. Agar tambah berkesan, kusir pun memakai aksesori layaknya kusir kereta kerajaan.

Keunikan lain pada kereta itu adalah keberadaan peralatan mutakhir. Angkutan khusus ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa sebuah tablet yang berisi layanan informasi digital.

Sebuah narasi audio empat bahasa (Indonesia, Inggris, Jepang dan Belanda) menceritakan tempat bersejarah di sepanjang rute yang dilalui. Jadi, penumpang dapat mendengarkan informasi terkait dengan sejarah suatu kawasan menggunakan wireless headphone.

“Ketika wisatawan memasuki wilayah Malioboro atau Kraton, informasi sebuah kawasan diperdengarkan kepada penumpang,” ujar Manajer Kereta Kencana, Herman Doddy di sela-sela peluncuran Wisata Kereta Kencana di Inna Garuda Hotel, Selasa (23/12/2014).

Replika kereta kencana itu dibuat di empat kota. Selain di Jogja dan Bantul, pembuatannya juga dilakukan di Solo.

"Untuk tarif perjalanan menggunakan kereta ini minimal Rp200.000 saja,” katanya.

Wisatawan akan mendapatkan pengalaman berwisata unik dan klasik dengan menaiki kereta kencana dengan jarak tempuh 30-45 menit mulai dari “stasiun kereta” di Inna Garuda Hotel dan Ndalem Yudhonegaran di Jalan Ibu Ruswo, Wijilan.

“Kami menyediakan empat kereta kencana yang dapat dinikmati wisatawan. Satu kereta yang ditarik dua sampai empat kuda bisa menampung empat hinggga lima orang,” ujar Herman.

Dalam wisata yang digagas Margaria Group tersebut, menurut Herman terdapat dua rute yang bisa dipilih wisatawan. Untuk rute pendek 30 menit, jalur wisata yang bisa dinikmati mulai dari Inna Garuda Hotel, kawasan Titik Nol Kilometer, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Bhayangkara, Jalan Pasar Kembang dan kembali ke Inna Garuda Hotel.

Sedangkan untuk rute panjang sekitar 40-45 menit, kereta kencana akan melewati Plengkung Gading selain tetap melewati rute pendek. "Selain sebagai layanan wisata, kereta juga bisa disewa untuk event-event khusus seperti pernikahan, kirab dan lainnya," jelasnya.

Herman menambahkan, tiap kereta bisa melayani minimal dua kali rute per harinya. Pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Berkuda (Pordasi) DIY untuk pemeliharaan kuda-kuda penarik kereta kencana tersebut.

“Kami menyediakan sekitar 20 kuda melalui kerja sama dengan Pordasi DIY, termasuk kusir keretanya. Rencananya kami menambah jumlah kereta kencana melalui kerja sama dengan agen wisata. Perlu waktu untuk pembuatan replika kereta kencana karena satu kereta dibuat kurang lebih enam bulan,” jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online