Nadeo Argawinata Belum Pernah Menang Lawan Vietnam, Kebobolan 9 Gol
Rekor Nadeo Argawinata melawan Vietnam kembali memburuk usai Indonesia kalah 0-3 di Piala AFF 2026. Berikut statistik lengkapnya.
Ilustrasi Bayi (Dok/JIBI)
Penemuan bayi Sleman menimbulkan kegemparan di Desa Madurejo, Prambanan.
Harianjogja.com, SLEMAN - Warga Desa Madurejo, Prambanan, Sleman digegerkan oleh temuan mayat bayi yang terbawa arus di salahsatu sungai kecil desa tersebut, pada Sabtu (27/12/2014) siang. Bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya itu berhasil ditemukan warga setelah mengikuti aliran sungai sejauh dua kilometer.
Temuan sesosok mayat bayi itu kali pertama disaksikan oleh Sri Maryati, 35, warga RT 01 RW 24 Candi Singo, Madurejo, Prambanan. Maryati melihatnya saat sedang mencuci di aliran sungai kecil tak jauh dari rumahnya. Selain Maryati, saat bersamaan tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) warga lainnya, Tugiyah, 65, juga turut menyaksikan bayi mengapung. Karena arus cukup deras, bayi tersebut ikut terbawa aliran air.
Saat itulah warga Dusun Candi Singo mulai geger dengan informasi bayi terbawa arus. Bayi mengapung itu terus berpindah terbawa air melewati depan rumah Sumiarsih, 64, yang masih berada di wilayah RT 01. Banyak warga berdatangan untuk menyaksikan bayi tersebut. Tapi sungai kecil yang arusnya membawa bayi itu tertutup beton atau gorong-gorong.
Warga sempat berusaha mencegat mencari celah aliran di kawasan RT 05 RW 25 yang tidak tertutup gorong-gorong tapi usahanya sia-sia. Karena masih terbawa arus, puluhan warga kemudian berusaha mencegat di kawasan Dusun Macanan desa setempat. Saat bayi mulai tampak, banyak warga yang tidak berani mengambilnya sebelum petugas medis dan kepolisian datang.
Berjarak sekitar dua kilometer dari temuan lokasi pertama, warga dan sejumlah aparat kepolisian yang sudah tiba di TKP berusaha menghentikan bayi malang itu agar tidak terbawa arus. Tibalah tepat di depan kios Laundry milik Ermina di Dusun Macanan, Sonayan Desa Madurejo mayat bayi terbawa arus berhasil dihentikan. Seorang penjual bakso bakar bernama Saman, 50, yang juga warga Candi Singo, Madurejo kemudian mengambil mayat bayi itu agar tidak terbawa arus lebih jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekor Nadeo Argawinata melawan Vietnam kembali memburuk usai Indonesia kalah 0-3 di Piala AFF 2026. Berikut statistik lengkapnya.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Sabtu 8 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram turun Rp31.000 menjadi Rp2,756 juta.
Pelatih Singapura Gavin Lee bangga timnya menahan Indonesia 1-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memuji mental pemain yang tetap fokus di tengah tekana
Jadwal SEA V Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Thailand hari ini pukul 16.30 WIB. Usai kalahkan Vietnam 3-2, skuad Merah Putih incar kemenangan kedua
Check-in bagasi domestik di Bandara Haneda Jepang wajib 30 menit sebelum berangkat mulai 1 September 2026. Berlaku untuk ANA, JAL, dan 4 maskapai lainnya.
Sebanyak 188 kelompok tani di Bantul menerima bantuan APBN 2026, mayoritas untuk penguatan irigasi. Program ini diharapkan mempercepat tanam dan meningkatkan pr