BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/screenshoot)
Natal 2014 atau libur akhir tahun memberikan berkah bagi pengusaha dan pedagang batik di Lendah, Kulonprogo.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sepanjang liburan Natal, omzet penjualan kain batik di sentra kerajinan batik Kecamatan Lendah meningkat 40%. Batik motif geblek renteng banyak diburu wisatawan dari luar kota.
Pemilik Batik Farras Dusun Sembungan Umbuk Haryanto memebenarkan terjadi peningkatan omzet selama liburan Natal.
"Untuk jumlah omzet keseluruhan belum kami hitung tetapi rata-rata berkisar 40 persen per hari," ungkapnya saat ditemui di workshop Batik Farras di Dusun Sembungan, Desa Gulurejo, Lendah, Senin (29/12/2014).
Disebutkannya, pada hari biasa omzet penjualan batik mencapai Rp1,5 juta per hari, sementara penerimaan omzet selama liburan Natal sekitar Rp2 juta per hari.
Ia menjelaskan motif geblek renteng mendominasi permintaan, terutama konsumen dari luar kota, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.Harga yang dipatok untuk selembar kain batik, terang Umbuk, bervariasi, mulai dari Rp70.000 sampai dengan Rp1juta, tergantung dari kerumitan pembuatan.
"Untuk kain batik yang mencapai jutaan rupiah menggunakan pewarna alam," ujarnya.
Diakuinya, kenaikan harga bahan baku belum diikuti dengan kenaikan harga kain batik. Alasannya, menjaga konsumen tidak lari. Pengrajin batik, kata dia, memilih untuk mengurangi keuntungan ketimbang menaikkan harga. Ia mencontohkan, jika keuntungan sebelum kenaikan harga bahan baku sebesar Rp1.000 maka saat ini keuntungan yang diperoleh tidak sampai Rp1.000.
"Rencana menaikkan harga ada, tetapi mungkin pada 2015," imbuhnya.
Fadingga Aina Putri, 21, mahasiswi dari Jakarta, mengaku senang datang ke Farras Batik karena harga jual relatif terjangkau jika dibandingkan dengan tempat lain.
"Saya dapat informasi dari orang-orang dan ternyata benar setelah datang ke sini batiknya bagus dan lumayan murah, selain itu juga dapat melihat proses produksi secara langsung," jelasnya.
Diungkapkannya, motif geblek renteng menjadi pilihan karena sebagai ikon Kulonprogo. "Jadi, saya ingin punya kain batik yang khas daerah tertentu," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Veda Ega Pratama finis ketiga pada FP2 Moto3 Inggris 2026 di Silverstone dan lolos langsung ke Q2. Honda Team Asia menilai masih ada peluang besar untuk meningk
Pemprov DKI Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah tetap aman meski Gedung Bapenda DKI di Jalan Abdul Muis terbakar. Layanan publik dipastikan tetap
Poster The Mummy di London Underground dilarang ASA karena visual dinilai terlalu realistis dan picu ketakutan anak-anak. Warner Bros. diperintahkan tarik iklan
Adobe resmi menghadirkan plugin untuk ChatGPT yang memungkinkan pengguna mengedit foto, membuat desain, merangkum PDF, hingga menghasilkan gambar AI langsung le
Kamboja mengkaji perluasan bebas visa bagi wisatawan asing untuk mendongkrak pariwisata 2026. Wisatawan Eropa dan digital nomad masuk dalam usulan prioritas.