Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Ilustrasi bus angkutan umum (JIBI/Dok)
Harga BBM turun, namun awak angkutan umum kesulitan jika harus menyesuaikan tarif angkutan dengan harga BBM
Harianjogja.com, BANTUL- Selisih harga kenaikan BBM dengan penurunan harga baru BBM yang tidak seberapa menjadi alasan awak angkutan di Bantul untuk tidak mengubah tarif.
"Harga solar dari Rp7.500 sekarang menjadi Rp7.250. Tarifnya mau turun berapa. Kami nggak mau dipusingkan yang jelas pelayanan kami terhadap penumpang lebih baik," kata seorang kondektur bus Jalur Jogja Parangtritis, Rabu (7/1/2015).
Saat ini para pengguna jasa angkutan umum untuk jurusan Jogja-Srandakan atau sebaliknya dikenakan tarif umum Rp7.000 atau dibawah harga solar satu liternya Rp7.250.
Sementara itu, terpantau untuk jasa layanan ojek tidak kesulitan menyikapi turunnya harga BBM jenis premium. Harga premium dari semula Rp8.500 menjadi Rp7.600 per liter disambut suka cita.
"Kalau ojek itu pelayanannya lebih mudah. Tarifnya juga kekeluargaan. Asal bisa untuk membeli bensin lagi langsung kita layani," ujar Wahyudi di pangkalan ojek pasar Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.