Kulonprogo Gelar Job Fair Khusus Disabilitas, Siapkan 161 Lowongan
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Pantai Glagah . - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo segera menguji coba digitalisasi penarikan retribusi masuk Pantai Glagah. Pantai Glagah dipilih sebagai titik pertama penerapan sistem pembayaran digital tersebut dalam upaya meminimalisasi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) Kulonprogo.
Penerapan sistem digital itu saat ini masih dalam tahap pematangan. Pemkab Kulonprogo bekerja sama dengan Bank BPD DIY untuk menyiapkan sistem pembayaran menggunakan mPOS sebelum nantinya diterapkan dalam uji coba di lapangan.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kulonprogo, Ari Fitriani, mengatakan sistem tersebut akan segera diuji coba untuk retribusi masuk kawasan wisata Pantai Glagah.
"Saat ini masih dalam proses pematangan yang bekerja sama dengan Bank BPD DIY menggunakan M Post. mPOS itu semacam sistem pembayaran digital berbasis Android," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026).
Untuk sementara, digitalisasi penarikan retribusi belum diterapkan di seluruh titik pemungutan retribusi di Kulonprogo. Pemkab baru menyiapkan Pantai Glagah sebagai lokasi awal penerapan sistem tersebut.
Ari menjelaskan titik retribusi lain masih harus melalui kajian. Kesiapan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi pertimbangan sebelum sistem pembayaran digital diperluas.
Dengan demikian, penerapan digitalisasi retribusi di Kulonprogo belum dilakukan secara serentak. Pemkab masih melihat kesiapan setiap OPD serta hasil pematangan sistem yang akan digunakan.
Sementara itu, waktu pelaksanaan uji coba di Pantai Glagah belum ditetapkan. Kepastian jadwal masih menunggu kesiapan Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo.
"Untuk kapannya uji coba dipersiapkan Dispar, sementara ini baru Glagah yang akan penerapan digitalisasi retribusi yang lainnya masih menunggu kajian dan kesiapan OPD," jelas Ari.
Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman, mengatakan persiapan digitalisasi retribusi Pantai Glagah kini memasuki tahap finalisasi. Menurut dia, proses tersebut kemungkinan baru rampung pada pekan depan.
Digitalisasi pembayaran retribusi nantinya memberikan pilihan pembayaran yang lebih beragam bagi wisatawan. Pengunjung yang tidak membawa uang tunai tetap dapat melakukan pembayaran untuk masuk kawasan wisata Pantai Glagah.
Sutarman menyebut pembayaran dapat dilakukan menggunakan sejumlah metode non tunai. "Bisa pakai QRIS, Kartu Debet, Kartu Kredit, e money," ungkap Sutarman.
Pilihan pembayaran tersebut menjadi bagian dari penerapan sistem retribusi digital yang sedang disiapkan Pemkab Kulonprogo. Dengan sistem tersebut, pembayaran retribusi tidak lagi hanya bergantung pada uang tunai.
Sutarman menargetkan digitalisasi pembayaran retribusi Pantai Glagah dapat diterapkan dalam waktu dekat. Namun, pelaksanaannya masih menunggu penyelesaian sejumlah persiapan administratif dan teknis.
Saat ini, Dispar Kulonprogo masih menyelesaikan perjanjian kerja sama yang melibatkan Pemkab Kulonprogo, Dispar Kulonprogo, dan vendor penyedia perangkat.
"Iya (dalam waktu dekat), masih penyelesaian perjanjian kerja sama Pemkab, Dispar, dan vendor Nusantara Global Inovasi (NGI) sebagai vendor alatnya," ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, Pantai Glagah untuk sementara menjadi satu-satunya lokasi yang disiapkan untuk uji coba digitalisasi retribusi di Kulonprogo. Adapun penerapan pada titik retribusi lainnya masih menunggu hasil kajian dan kesiapan masing-masing OPD.
Digitalisasi penarikan retribusi ini menjadi langkah Pemkab Kulonprogo untuk meminimalisasi kebocoran PAD. Sebelum diterapkan lebih luas, sistem pembayaran digital tersebut terlebih dahulu dimatangkan dan diuji di Pantai Glagah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara ikut berperang di pihak Ukraina.
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.