Ayah Lionel Messi Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Jorge Messi, ayah Lionel Messi, dikabarkan meninggal dunia di usia 68 tahun. Ia dikenal berperan penting dalam perjalanan karier Messi sejak kecil.
Kisah pembacok Sleman yang mengakibatkan satu nyawa melayang mengaku melakukan tindakan tersebut karena kesal mengalami diskriminasi di di rumah.
Harianjogja.com, SLEMAN-Pelaku pembacokan Faqih Amrullah melakukan pembacokan secara membabi buta. Bagaimana latar belakang tersangka dan mengapa temannya, ERA turut mendukung aksi yang memakan korban jiwa itu?
Faqih Amrullah, harus bertanggungjawab atas aksi yang dilakukannya. Setidaknya sudah satu nyawa dan lima luka korban dari ulah tangannya. Sejak Sabtu (10/1/2015) ia ditahan di Mapolres Sleman. Minggu (11/1/2015) kemarin ia masih harus menjalani pemeriksaan secara intensif. Tindakan pembacokan yang dilakukan oleh Faqih memang kadang di luar nalar. Masyarakat kerap menyebut dengan istilah psikopat.
Tetapi siapa sangka justru sikap itu bisa muncul karena dampak dari internal keluarga. Faqih merasakan itu. Saat ditanya sejumlah awak media, dirinya mengaku selalu dibedakan dalam keluarga. Dalam berbagai hal, termasuk soal materi. Orangtuanya bekerja sebagai tukang batu. Ia termasuk anak kedua dari enam bersaudara. Sehingga ia frustasi kemudian melakukan pembacokan di sana sini.
"Saya merasa dibedakan dalam keluarga, dalam banyak hal seperti materi," ungkap Faqih seakan menyalahkan keluarganya saat menjawab pertanyaan wartawan di Mapolres Sleman, Minggu (11/1/2015).
Tidak cukup dengan satu alasan frustasi saja aksi mematikan itu muncul di otaknya. Tetapi juga didukung oleh kebiasannya dalam mengonsumsi miras. Sebelum membacok lima kali pada 25 Desember silam, ia terlebih dahulu membeli miras di sekitar Pasar Maguwoharjo. Setelah mabuk baru kemudian ia beraksi. Tetapi sebelum itu sekitar pukul 18.00 WIB ia datang ke rumah ERA untuk mencurhatkan rasa frustasinya atas tindakan keluarganya. Kemudian ERA diminta untuk mengantar dalam setiap aksinya.
"Ya, karena miras itu setelah membacok langsung pergi," ujarnya.
Entah ucapan sebenarnya atau tidak. Faqih berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Tetapi dengan melihat tindakannya yang membahayakan, pihak terkait perlu cermat memberikan pendampingan terhadap tahanan seperti Faqih.
"Saya tidak pernah dipenjara. Saya mau kembali ke jalan lurus, ini terakhir," akunya kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jorge Messi, ayah Lionel Messi, dikabarkan meninggal dunia di usia 68 tahun. Ia dikenal berperan penting dalam perjalanan karier Messi sejak kecil.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia Minggu didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Pentagon meminta industri pertahanan AS mempercepat produksi dan pengiriman senjata di tengah perang Iran, termasuk amunisi yang pasokannya terbatas.
Cuaca panas akibat El Nino dapat meningkatkan risiko ISPA. Dokter paru mengingatkan warga menjaga daya tahan tubuh dan membatasi paparan polusi.
Indonesia dan Afrika Selatan memperkuat kerja sama budaya melalui pelestarian warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari dan rencana Cultural House di Cape Town.