GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Nelayan Pilih Pulang

Rabu, 14 Januari 2015 17:20 WIB
GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Nelayan Pilih Pulang

JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani

Gelombang tinggi Pantai Selatan mendorong nelayan tidak melaut sementara waktu.

Harianjogja.com, BANTUL - Hujan mengguyur dan kenaikan ketinggian gelombang di pantai selatan Bantul sejak empat hari ini terpaksa memulangkan sejumlah perahu nelayan.

Kondisi ini menyebabkan nelayan di Pantai Samas Bantul memilih mengurungkan niatnya melaut karena air ketinggian gelombang sempat merendam badan perahu.

"Rata-rata balik kanan tidak jadi berangkat karena gelombangnya tinggi," ujar Mugari nelayan Pantai Samas kepada Harianjogja.com, Selasa (13/1/2015).

Tercatat ada delapan perahu nelayan di Pantai Samas yang awalnya akan tetap melaut meskipun cuaca mendung gelap pada hari kemarin. "Tapi baru operasi beberapa kilometer memutuskan pulang karena gelombang kurang bersahabat," tambahnya.

Menurut Mugari, kini tercatat hanya ada dua perahu nelayan yang nekat melaut dengan jangkauan sangat terbatas sejak perbuahan ketinggian gelombang terjadi di hari keempat ini.

Padahal, imbuh Mugari, saat ini pantai selatan sedang panen ikan seperti bawal dan tongkol.

Akibat tidak semua perahu nelayan beroperasi, pedagang warung makan harus mendatangkan pasokan ikan dari beberapa pantai seperti Depok.

"Untuk tetap bisa melayani pembeli kami mengambil ikan dari Depok," ujar pedagang bernama Sutinah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online