JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Banjir lahar hujan mengancam warga di sepanjang Sungai Gendol dan Opak.
Harianjogja.com, SLEMAN-Camat Kalasan Edi Harmana mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mewaspadai banjir lahar hujan.
“Kami sadar intensitas hujan pada musim hujan kali ini masih cukup tinggi. Jadi warga kami minta terus waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran Sungai Gendol dan Opak,” ucapnya saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (14/1/2015).
Menurut Edi, ada puluhan kepala keluarga di dusun Jaranan dan Karanglo di Desa Argomulyo yang masih memiliki rumah di dekat Sungai Gendol. Namun sebagian besar sudah jarang ditempati karena masyarakat sudah bersedia tinggal di Huntap Kuwang, Argomulyo, Cangkringan.
“Kadang-kadang mereka memang masih kembali ke rumah asli, tapi saya yakin itu tidak terlalu berbahaya,” paparnya.
Edi menambahkan sudah banyak kantong lahar yang kosong di wilayah Cangkringan, misalnya di Desa Kepuharjo dan Glagaharjo. Aliran lahar hujan bisa mengalir tanpa hambatan. Diharapkan, aliran lahar hujan dapat dikendalikan dan tidak meluap ke permukiman penduduk.
“Daratan pada sebelah barat Sungai Gendol memang cenderung lebih rendah. Namun, di sana sudah dibuat tanggul sementara dengan bronjong. Sungai juga sudah dinormalisasi dan jadi leih dalam,” kata Edi kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
1.600 penginapan tanpa izin terancam dihapus dari Airbnb, Agoda, dan Traveloka mulai 1 Agustus 2026.
Marc Marquez berpeluang comeback di MotoGP Italia 2026 usai pulih dari cedera kaki dan operasi bahu. Ducati masih menunggu hasil tes medis terakhir di Mugello.
Frank Lampard raih penghargaan pelatih terbaik LMA setelah bawa Coventry City promosi ke Premier League. Simak profil prestasi Lampard dan para pemenang lainnya
Rekomendasi HP baterai jumbo 7000 mAh terbaik 2026 untuk driver ojol. Performa stabil, anti panas, dan awet seharian di jalan. Simak daftar lengkapnya.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.