Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Pemkab Kulonprogo mengadakan kunjungan ke Kantor Pemkab Padang Pariaman untuk berbagi pengalaman seputar pembangunan bandara, Selasa (4/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)
Bandara Kulonprogo kembali terhambat saat pemasangan patok batal
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemasangan patok di koordinat lahan bandara pada hari kedua di Desa Glagah batal. Pasalnya, GPS Geodetik yang digunakan untuk menentukan ketepatan koordinat tidak dapat terhubung dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat sehingga alat tersebut tidak berfungsi.
Anggota Tim Percepatan Pembangunan Bandara Baru (P2B2) Bambang Eko mengatakan pematokan hari kedua batal dilakukan di Glagah karena server pusat yang terhubung dengan alat penentu koordinat sedang dalam perbaikan.
"Tim sudah bersiap sejak pagi di lokasi, sampai dengan pukul 10.00 WIB belum ada perapatan patok karena alat tidak berfungsi, sekitar 10.03 WIB baru kami mendapat SMS yang memberitahukan jika server down," terangnya di Balaidesa Glagah, Jumat (16/1/2015).
Melalui kejadian ini, kata Bambang, tim belum dapat memastikan waktu pematokan kembali karena alat yang digunakan di Glagah hanya satu.
Berbeda dengan perapatan patok di empat desa lainnya yang menggunakan dua buah alat supaya pekerjaan cepat selesai. Ia menilai, teknis yang diterapkan di Glagah berbeda karena mempertimbangkan faktor keamanan.
Kegiatan di empat desa sebelumnya, urai dia, tim dapat berpencar, sedangkan di Glagah, pengamanan dilakukan di depan tim. "Kalau alat dua dan memecah Tim dikhawatirkan akan lebih rumit pengamanannya," ungkap Bambang.
Ia menyebutkan, terdapat 28 patok yang rencananya dipasang di sisi utara lahan bandara. Sementara, 15 patok di sisi selatan sudah terpasang pada hari pertama.
Anggota tim dari BPN Kulonprogo Obed Tri Pambudi menjelaskan, perbaikan sistem diupayakan selesai secepatnya sehingga pematokan dapat dilakukan pekan depan.
"Biasanya perbaikan kami lakukan pada hari libur kerja," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta