Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto MAKAM DEPOK-Suasana tempat permakaman umum (TPU) Depok, Manahan, Solo, Rabu (7/3). Sejumlah ahli waris kebingungan mencari nisan kerabatnya karena teruruk tanah makam lain yang telah dikeruk.
Lahan pemakaman, terkhusus di TPU Pramabab dapat dipergunakan pada akhir 2015.
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memulai operasional Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prambanan di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman pada akhir tahun 2015. TPU tersebut diharapkan bisa mengantisipasi kebutuhan lahan pemakaman bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Sleman timur.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sleman, Muhammad Nurohmawardi mengatakan, TPU Prambanan akan menjadi TPU kedua yang dikelola Pemkab Sleman setelah TPU Seyegan.
“Banyak pengembang yang mendirikan perumahan di Sleman tapi banyak juga yang tidak menyediakan pemakaman. Itu lalu muncul konflik horizontal karena kadang warga perumahan tidak bisa dimakamkan di makam setempat,” papar Nurohmawardi, Selasa (20/1/2015)
Nurohmawardi mengungkapkan, kapasitas TPU Prambanan akan sama dengan TPU Seyegan yang sudah beroperasi sejak 2006 lalu, yaitu 5.000 unit satuan ruang makam.
“Akan lebih baik jika pengembang bisa membuang pemakaman di dekat perumahan. Kalau tidak, pemerintah menyediakan TPU. Namun, sebenarnya tidak semua warga perumahan bermasalah dalam hal pemakaman,” ucapnya.
Meski demikian, Pemkab Sleman tidak akan membatasi kalangan mana yang boleh menyewa lahan di TPU.
“Tidak harus warga Sleman. Siapa saja bisa, asal mengikuti administrasinya. Nanti standar pemeliharaannya juga semua sama,” terang Nurohmawardi.
Secara umum, sebenarnya kebutuhan TPU bagi warga Sleman belum mendesak. Sebab, lokasi lahan pemakaman di Sleman sendiri sudah mencapai 1781 titik.
“TPU Seyegan dan Prambanan ini kami perkirakan mampu menampung kebutuhan lahan pemakaman bagi warga Sleman barat dan timur. Jika memang kurang, kami berencana membangun TPU di wilayah Sleman tengah,” katanya.
Sementara itu, pembangunan TPU Prambanan masih terus berjalan. DPUP Sleman sedang menyelesaikan bangunan masjid, ruang pengelola, dan rumah duka. Namun, belum beroperasinya TPU Prambanan pun dimanfaatkan oleh warga sekitar. Salah satunya Yami, warga Dusun Jamusan, Bokoharjo, Prambanan Sleman.
“Tiap hari saya ambil rumput dan kasih makan kambing di sini,” ucap perempuan 47 tahun itu saat menjaga kambing-kambingnya makan di area TPU Prambanan, Selasa pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.