Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini 5 Oktober 2026, Terpanas 34 Derajat
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
Tersangka (tengah) saat seusai diperiksa di Mapolsek Seyegan, Rabu (28/1/2015) berikut barang bukti dua senjata tajam. (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Operasi preman Sleman berhasil menangkap seorang laki-laki yang ingin balas dendam.
Harianjogja.com, SLEMAN - Unit Reskrim Polsek Seyegan menangkap seorang preman yang membawa senjata tajam di kawasan Jalan Seyegan - Kebonagung tepatnya di Dusun Kasuran, Margodadi, Seyegan, Sleman, Selasa (27/1/2015) dinihari. Tersangka sengaja membawa dua senjata tajam untuk membalaskan dendam temannya.
Tersangka yang dikenal preman kampung adalah Abdurahman, 22, warga RT 06 RW 18, Margomulyo, Seyegan. Pada 2011 silam pernah mendekam di Lapas Cebongan atas kasus penganiayaan dan pengeroyokan di Tridadi, Sleman.
Kapolsek Seyegan AKP ATS Gultom menjelaskan penangkapan tersangka berawal saat informasi dari masyarakat adanya korban lakalantas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ternyata yang jatuh saat itu tak lain adalah tersangka. Kendati demikian warga tidak berani menolong karena tersangka membawa senjata tajam.
"Tersangka jatuh saat membawa motor karena mabuk berat. Ada warga yang mau menolong tidak berani karena membawa pedang," ungkapnya Rabu (28/1/2015).
Saat bersamaan pihaknya menggelar operasi premanisme langsung mendatangi TKP. Ketika dimintai keterangan, tersangka justru berbelit-belit. Bahkan komunikasinya tidak lancar karena terpengaruh miras. Petugas pun mengamankannya di Mapolsek Seyegan.
Kasi Humas Polsek Seyegan, Aiptu Teguh menambahkan setelah diperiksa keesokan harinya, tersangka mengakui membawa dua pedang yang diselipkan di balik baju. Pedang itu rencananya akan digunakan untuk membalaskan dendam temannya berinisial EK. Pengakuan tersangka, lanjutnya, ia dimintai bantuan oleh EK yang tengah memiliki masalah untuk melakukan penganiayaan terhadap seseorang. Tersangka dijerat dengan UU Darurat 12/1951, kini ditahan di Mapolsek Seyegan.
"Malam itu dia [tersangka] akan menemui EK. Tapi pesta miras dulu di sekitar Puskesmas Seyegan. Baru berangkat akan menemui EK. Tapi dalam perjalanan memakai motor Vario terjatuh. Dia belum bertemu dengan EK tapi sudah ada permufakatan jahat lebih dulu," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ajang Apresiasi Komitmen Pendidikan Antikorupsi Tahun 2026.
BYD menyiapkan update OTA untuk Shark 6 setelah pengujian menemukan celah pada sistem infotainment. Lampu dan wiper juga diuji melalui CAN bus.
Kesiapan penyelenggaraan hingga pengamanan menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak 2026 tingkat Kabupaten Magelang di Ru
MotoGP Mandalika belum memiliki pembalap yang menang dua kali. Simak daftar pemenang balapan utama dan Sprint Race 2022-2025.
Tim Verval menemukan sejumlah catatan pembangunan gerai KDMP di 8 lokasi Bantul. Pengelola diberi waktu sekitar 3 bulan untuk memperbaikinya.