BANDARA KULONPROGO : Jadwal Konsultasi Publik Ulang Belum Ditentukan

Senin, 09 Februari 2015 12:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Jadwal Konsultasi Publik Ulang Belum Ditentukan

Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)

Bandara Kulonprogo mengenai jadwal konsultasi publik belum ditentukan sebab petugas masih melakukan pendataan.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Jadwal konsultasi publik ulang dalam tahap pengadaan lahan bandara di Kecamatan Temon belum dipastikan. Pasalnya, tim persiapan masih melakukan pendataan terhadap hasil konsultasi publik lanjutan pada pekan ini.

Hal itu diungkapkan Tim Community Development Pembangunan Bandara Ariyadi Subagyo saat dimintai keterangan seputar pelaksanaan konsultasi publik ulang, Minggu (8/2/2015).

Ia menyebutkan berdasarkan aturan yang ditetapkan pelaksanaan konsultasi publik ulang berkisar 9 Februari sampai 20 Maret 2015.

"Untuk pelaksanaannya, ada waktu 30 hari," tuturnya.

Dijelaskannya, konsultasi publik ulang akan dilakukan selama masih ada warga yang menolak pembangunan dan batas pelaksanannya tiga kali dalam satu kurun waktu. Sehingga, pelaksanaan konsultasi publik ulang menjadi konsultasi publik terakhir yang diikuti warga, mengingat sebelumnya sudah dua kali dilakukan.

Ariyadi menambahkan, tim juga akan mendata junlah warga yg blm datang di konsultasi publik lanjutan untuk diundang ulang bersama dengan warga yang masih keberatan dengan pembangunan bandara baru di Temon.
Kasi Pengukuran Kantor Pertanahan Kulonprogo Obed Tri Pambudi menambahkan, penentuan batas koordinat terluar areal bandara sudah selesai.

"BPN akan kembali bekerja saat perapatan patok setelah Izin Penetapan Lokasi (IPL) Gubenur terbit," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online