EKSPOR DIY : Keripik Salak Pondoh Terganjal Masalah Ini

Rima Sekarani
Rima Sekarani Senin, 09 Februari 2015 20:20 WIB
EKSPOR DIY : Keripik Salak Pondoh Terganjal Masalah Ini

Proses pengemasan salak pondoh yang akan diekspor di gedung sortasi dan pengepakan salak organik, Dusun Trumpon, Merdikorejo, Tempel, Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N.)

Eskpor DIY berupa keripik salak pondoh sebelum dipasarkan harus melalui sejumlah tahapan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Keripik salak pondok berpotensi dipasarkan secara global, terkhusus ke Amerika Serikat (AS). Sayang, pelaku usaha masih terganjal soal izin.

Sri Sujarwati, pengusaha aneka olahan salak di Kembangarum, Turi, Sleman mengatakan salak pondoh tidak hanya dapat diekspor dalam bentuk buah. Produk olahan seperti keripik salak sebenarnya juga dapat diekspor ke Amerika Serikat.

“Beberapa syarat perizinan juga sudah terpenuhi,” ungkap Sri, Sabtu (7/2/2015).

Hanya saja, ekspor ke Amerika Serikat masih terganjal proses perizinan keamanan pangan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

“Sudah tiga tahun tapi belum bisa terealisasi pengirimannya. Kami akan terus menjalin komunikasi dengan dinas terkait agar ekspor ke Amerika bisa segera terealisasi,” kata Sri sembari berharap.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online