PENATAN KOTA JOGJA : Seperti ini Gambaran Pengembangan Pecinan di Ketandan

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 09 Februari 2015 14:20 WIB
PENATAN KOTA JOGJA : Seperti ini Gambaran Pengembangan Pecinan di Ketandan

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO TARI TANGAN SERIBU -- Puluhan penari dari Amour menarikan Tari â??Tangan Seribuâ? pada acara pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta VIII-2012 di ketandan, Jogja, Kamis (2/2) malam. Pekan kebudayaan yang mengusung Kebhinekaan Yogyakarta ini akan digelar selama lima hari hingga Senin (6/2), berbagai pertunjukan dari 46 grup kesenian di DIY dan beragam kuliner khas tionghoa serta pertujukan wayang poo tay hie digelar setiap hari di kawasan ini.

Penataan Kota Jogja di kawasan Ketandan akan dikembangkan menggunakan dana keistimewaan. Kebijakan ini dilakukan untuk memperkuat nuansa arsitektur Tiongkok di daerah tersebut.

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jogja merencanakan penataan kawasan Ketandan dengan memanfaatkan dana keistimewaan, untuk semakin menguatkan ciri khas kawasan yang dulu banyak ditinggali warga Tionghoa itu.

"Salah satu perencanaan kami adalah menambah gapura khas Tiongkok di sisi timur Jalan Ketandan, yang serupa dengan bentuk gapura yang sudah ada di sisi barat jalan," kata Kepala Disparbud Kota Jogja, Eko Suryo Maharso, Minggu (8/2/2015).

Penataan kawasan juga akan dilakukan dengan menguatkan karakter bangunan yang berada di sepanjang Jalan Katandan melalui proses rehabilitasi dan pemasangan penerangan di sejumlah titik guna menonjolkan keindahan bangunan saat malam hari.

"Pemasangan lampu akan dilakukan di beberapa rumah yang memiliki arsitektur khas Tiongkok," kata Eko yang juga akan melakukan perbaikan jalan di kawasan itu.

Anggaran untuk penguatan karakter Ketandan melalui dana keistimewaan tersebut adalah sekitar Rp4 miliar yang juga akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) pada tahun ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis