Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Kapolri Baru, Buya berpesan untuk memilih orang yang sedikit dosanya.
Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Tim Independen (Tim 9) Ahmad Syafi'ii Ma'arif menyarankan kepada presiden agar memilih calon kapolri yang rekam jejaknya bagus dan memiliki sedikit dosa dibanding calon lainnya.
Namun, Buya Syafi'I-sapaan akrab Ahmad Syafi'I Ma'arif ini enggan menyebutkan nama siapa yang paling cocok untuk ditunjuk menjadi kapolri. "Pokoknya Carilah [calon kapolri] yang paling sedikit dosanya, berdasarkan jejak rekam demi bangsa," kata Buya disela-sela Kongres Umat Islam Indonesia (KUII ke-VI di Pagelaran, Kraton, Jogja, Senin (9/2/2015)
Menurut Buya, untuk mencari calon Kapolri bersih bisa dengan memanggil tokoh-tokoh dan akademisi untuk menilai calon kapolri. Sebelumnya Buya menyarankan presiden agar membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri karena sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saat ini sudah muncul beberapa nama yang akan diajukan Kompolnas untuk dipilih menjadi orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo. Para kandidat Kapolri itu adalah Badrodin Haiti, Budi Waseso, Putut Eko Bayu Seno, dan Dwi Priyatno.
Dalam tradisi Polri, calon Kapolri, menurut Buya Syafi'I dipilih berdasarkan yang paling senior atau minimal lulusan tahun 1981-1984.
"Kalau enggak ada yang cocok pilih yang lebih muda enggak apa-apa," kata tokoh Muhammadiyah ini.
Buya mengaku sedih dengan kondisi saat ini dimana di internal kepolisian terjadi perebutan posisi dan pangkat secara jor-joran dengan mengorbankan institusi. Kemudian, lanjut Buya, diperparah dengan masuknya partai politik ke internal kepolisian.
"Polisi akan ditarik ke pihak mereka [partai] ya enggak bisa. Tidak sehat itu namanya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.