BUNUH DIRI SLEMAN : Motif Masih Diri Misterius

Sunartono
Sunartono Selasa, 10 Februari 2015 06:20 WIB
BUNUH DIRI SLEMAN : Motif Masih Diri Misterius

Bunuh diri Sleman antara sepasang kekasih masih menyimpan misteri.

Harianjogja.com, SLEMAN - Motif bunuh diri sejoli yang nekat minum racuan, hingga saat ini masih misterius. Pasalnya minim saksi yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi akan mengirim sisa minuman ke laboratorium medis untuk diketahui jenis racun yang mengakibatkan meninggal kedua korban. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/02/08/sepasang-kekasih-tewas-diduga-minum-racun-575389">Sepasang Kekasih Tewas Diduga Minum Racun)

Sebelumnya, sepasang kekasih yaitu Putri Andrayani, 21 dan Khairul, 33, meninggal dunia secara mendadak di Tegal Mindi RT 01 RW 13, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Minggu (8/2/2015) sore. Korban Putri diduga menenggak racun saat berkunjung di rumah Khairul. Kemudian Khairul yang sempat mengantar korban ke rumah sakit lalu ikut menenggak racuan yang serupa.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Partono menjelaskan, pihak belum mengetahui motif keduanya nekat bunuh diri. Ia menemukan sisa cairan di dalam botol air mineral yang terguling di dekat pintu. Dugaannya keduanya meminum dari air tersebut. Kendati demikian untuk mengetahui kepastian jenis racuan, sisa tersebut akan diteliti ke laboratorium medis.

"Sisanya sangat sedikit sekali, warna cairannya agak keruh," jelas Kapolsek.

Menurut Partono, berdasarkan penyelidikan memang korban sempat berteriak dengan nada akan bunuh diri ketika melihat kekasihnya ternyata meninggal dunia. Pihak rumah sakit sudah berusaha mencegah agar korban tidak pulang. Tetapi memaksa hingga akhirnya korban meminjam motor Yuli yang kebetulan baru datang ke RS.

"Saat melihat [Putri] meninggal dunia si cowok teriak, aku sebentar lagi akan menyusul mama [korban putri]," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online