Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Petugas SAR terlihat memerbaiki atap pos SAR di Pantai Krakal. Sejak dibangun pada 2003 lalu, belum ada perbaikan yang memadai. Foto Jumat (13/2/2015) (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Pantai Krakal)
Kisah Tim SAR Gunungkidul, pos yang seharusnya dipergunakan pusat pengamatan dan penanganan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Pos Search And Rescue (SAR) di Pantai Sadeng, Tanjungsari sangat memprihatinkan. Kondisinya rusak parah, sehingga butuh perbaikan segera, agar dapat berfungsi dengan maksimal.
Kondisi bangunan berlantai dua terlihat kurang terawat. Atap gedung banyak yang rusak. Kondisi ini diperparah adanya embusan angin kencang pada Kamis (12/2/2015) lalu.
Sementara itu, posisi gedung juga tidak lagi memadai. Akibat abrasi, pos tersebut kini tak lagi memiliki halaman, sehingga langsung menghadap ke pantai.
Koordinator SAR Wilayah II Baron Marjono mengaku, sejak dibangun pertama kali pada 2003 lalu, posko di Pantai Krakal; belum pernah diperbaiki. Kondisinya pun dibiarkan seadanya, hal itu dikarenakan ketersediaan anggaran yang sangat minim.
“Kita tidak bisa berbuat banyak, sebab rehap hanya dilakukan kecil-kecilan. Itu pun dana yang diperoleh melalui iuran para anggota,” aku Marjono kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Dia menceritakan, kondisi posko yang rusak pernah mengakibatkan kecelakaan pengunjung. Sebab, dulu pernah ada seorang wisatwan tertimpa atap posko.
“Atapnya sudah lapuk karena termakan usia. Di satu sisi, abrasi pantai juga makin memperparah kondisi di sekitar posko,” ungkapnya.
Marjono pun hanya bisa berharap, agar Pemerintah Kabupaten Gunungkidul segera memerbaiki kerusakan-kerusakan di posko. Pasalnya, tempat tersebut merupakan induk pemantauan dan pengawasan beberapa pantai, mulai dari Krakal, Slili, Sarangan hingga Indrayanti.
“Jika ada kecelakaan laut seperti wisatawan terkena ubur-ubur pasti akan di bawa ke sini. Kami terpaksa menggunakannya, sebab fasilitas itu memang disediakan untuk kami anggota SAR,” papar dia.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul Agus Hartadi mengatakan, Pemkab Gunungkidul tidak ada niat untuk memerbaiki pos tersebut. Sebab, pemerintah mewacanakan untuk membuat posko baru. “Rencananya tahun ini kami akan buat dua pos baru,” kata Agus.
Dia mencontohkan, tahun lalu pemkab telah membangun dua pos SAR baru. Lokasi yang dipilih untuk pendirian berada di Pantai Sadeng dan Siung.
“Untuk dua tempat yang baru, kita belum menentukan, apakah nanti akan dibangun di Krakal atau pindah ke tempat yang lain. Yang jelas, kami akan berkoordinasi dengan Kesbanglinmas DIY selaku pemiliki kebijakan,” tegas Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Trik aluminium foil di router WiFi memang bisa mengarahkan sinyal, tetapi tidak menambah kecepatan internet secara signifikan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.