Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Banyak saluran air limbah di Jogja tidak berfungsi
Harianjogja.com, JOGJA- Asosiasi Kelompok Swadaya Masyarakat Sanitasi Seluruh Indonesia (Aksansi) menyebutkan masih banyak Instalasi Saluran Air Limbah (IPAL) komunal di Jogja yang bermasalah.
Persoalan tersebut pelu ditangani secara menyeluruh dengan melibatkan masyarakat.
"IPAL di Kota Jogja ada 10-an yang rusak, bahkan ada yang dibiarkan menjadi tempat sampah oleh masyarakat," kata Staf Aksansi Vona Magdalena disela-sela Seminar Pembangunan Bidang Sanimas Untuk Konservasi Sumber Daya Air Berkelanjutan di Jogja Nasional Museum, Minggu (22/3/2015).
Menurut Vona, salah satu IPAL yang rusak dan menjadi tempat sampah terletak di Jalan Mataram, Jetis, Jogja. Kondisi tersebut, menurutnya berdampak pada masyarakat sekitar.
Untuk membangun sanitasi yang berkelanjutan, kata dia, perlu keterlibatan masyarakat karena persoalan sanitasi tidak hanya membuang limbah namun juga tentang kesehatan masyarakat, menjaga kebersihan air tanah, lingkungan sekitar.
"Masyarakat juga perlu mengetahui cara membangun dan merawat IPAL komunal mau pun IPAL rumah tangga," kata Vona.
Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Ahmad Sarwadi mengatakan, cara membangun IPAL rumah tangga yang baik adalah konstruksi IPAL dipastikan kedap terhadap air (tidak bocor) dan jarak minimal antara IPAL dengan sumur air bersih minimal 11 meter.
"Masih banyak pembangunan IPAL atau septic tank di masyarakat belum memenuhi syarat," katanya.
Ahmad Sarwadi juga mengingatkan pada masyarakat bahwa terjadinya kekeringan air sumur di pemukiman warga karena tak ada resapan air hujan di sekitar rumah.
"Kalau lahan sempit masyarakat bisa membuat sumur resapan untuk menampung air hujan, jadi air hujan tidak terbuang," kata Sarwadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Timnas Indonesia jelang laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Polda Jateng menangkap kondektur bus yang diduga mengedarkan sabu 3,77 gram di Semarang. Polisi kini memburu pemasok yang masuk DPO.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
AKI mengeluhkan lambatnya restitusi PPN yang menekan arus kas kontraktor. Dana tertahan disebut mencapai puluhan triliun rupiah.
Kemkomdigi melayangkan teguran pertama kepada YouTube terkait konten live promosi vape yang melibatkan anak dan meminta tindakan dalam tiga hari.