JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Kasminah, 45, menakar beras di kiosnya di Pasar Jongke, Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2015). Saat ini, harga beras kualitas sedang mengalami penurunan rata-rata Rp1.000/kg dan kualitas baik turun Rp200/kg. Harga kebutuhan pokok diperkirakan akan berangsur turun saat musim panen raya padi tiba. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Harga beras turun cukup signifikan sepekan terakhir
Harianjogja.com, SLEMAN-Harga beras mengalami penurunan cukup signifikan selama sepekan ini. Namun, pedagang memperkirakan kondisi itu tidak akan bertahan lama.
“Saat ini beberapa daerah sedang panen raya. Kalau stok berasnya banyak dan mudah didapat, harganya otomatis jadi menurun dan lebih murah. Berbeda dengan bulan Februari kemarin yang harganya naik karena stoknya sedikit,” kata Mugiyono, pedagang aneka bahan pokok di Pasar Sleman, Selasa (24/3/2015).
Mugiyono mengungkapkan, saat ini beras jenis IR 64 dijual seharga Rp8.500 per kilogram (kg). Padahal, pekan lalu harganya masih mencapai Rp11.000 per kg.
Begitu pula dengan harga beras jenis bramo yang sebelumnya berkisar antara Rp11.500 hingga Rp 12.000 per kg, tapi sudah turun menjadi Rp9.800 per kg.
“Dua jenis beras ini memang yang paling banyak dicari,” ujar pria asal Boyolali, Jawa Tengah itu.
Menurut Mugiyono, beras jenis IR 64 dan bramo termasuk beras dengan kualitas sedang sehingga banyak dicari. Hal itu juga diperkirakan membuat penurunan harganya bisa cukup signifikan.
“Berbeda dengan beras kualitas super. Harganya juga turun, tapi tidak banyak. Hanya sekitar Rp500 dari harga sebelumnya,” paparnya.
Terpisah, Haris, pedagang aneka bahan pokok di Pasar Caturtunggal, Depok, membenarkan harga beras kualitas super masih cenderung stabil.
“Stoknya lebih sering aman dan konsumen yang mencari juga tidak sebanyak beras kualitas sedang,” kata Haris.
Haris kemudian memaparkan harga beras kualitas super hanya turun Rp500 per kg. Misalnya beras jenis C4 Super yang sebelumnya Rp11.500 per kg turun menjadi Rp11.000 per kg. Beras jenis mentik wangi yang sebelumnya seharga Rp13.000 per kg juga hanya menurun jadi Rp12.500 per kg.
Meski begitu, Haris mengaku khawatir kondisi harga beras yang mulai menurun itu hanya sementara. Sebab, harga pembelian pemerintah (HPP) gabah 2015 telah dinaikkan dari Rp3.300 menjadi Rp3.700 per kg.
“Kalau harga gabah naik, pasti harga beras juga akan naik. Seharusnya ada kontrol ketat untuk kestabilan harga,” imbuhnya kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPIH Arab Saudi melarang jamaah haji Indonesia lempar jumrah pukul 10.00-14.00 WAS demi keselamatan di tengah cuaca panas dan kepadatan.
Empat anggota keluarga ditemukan tewas saat camping di Temanggung. Polisi menyelidiki dugaan keracunan makanan barbeque.
Rute penerbangan Jember-Surabaya kembali dibuka mulai 1 Juni 2026 untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Tapal Kuda.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Film Disclosure Day karya Spielberg dipuji sebagai yang terbaik dalam 20 tahun, tampilkan Emily Blunt memukau dan cerita UFO penuh misteri.