OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Ilustrasi kloset untuk jamban keluarga sehat. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Sanitasi lingkungan di Kulonprogo membaik. Namun masih ada sekitar 20.000 KK yang belum memiliki jamban sehat.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Akses masyarakat Kulonprogo untuk bisa buang air besar sudah mengalami peningkatan. Namun, pengadaan sanitasi yang layak dan sehat masih belum dilakukan dengan baik.
"Tahun ini program pembangunan jamban sehat masih terus dilakukan. Jamban sehat yang akan kami bangun tahun ini diperuntukan sekitar 550 rumah tangga sasaran [RTS]," ujar Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kulonprogo Rustopo saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (29/3/2015).
Rustopo mengatakan nilai bantuan yang akan diterima juga masih sama. Setiap rumah tangga sasaran akan mendapatkan bantuan jamban sehat senilai Rp1 juta. Dia tak menampik, jumlah RTS yang belum memiliki jamban sehat masih cukup banyak. Oleh karenanya, melalui gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dapat memicu kesadaran masyarakat untuk melengkapi rumahnya dengan sanitasi yang baik, layak dan sehat.
"Masyarakat yang belum memiliki jamban sehat masih sekitar 13 persen atau sekitar 15.000 KK sampai 20.000 KK yang belum memiliki jamban sehat," ungkap Rustopo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.