KECELAKAAN BANTUL : Flyover Janti Paling Rawan Laka, Ini Penyebabnya
MURAL PRAJURIT KRATON Kendaraan bermotor melintas di dekat mural prajurit Kraton Yogyakarta di Jalan Layang Janti, Yogyakarta, Selasa (15/4). Mural prajurit Kraton Yogyakarta diharapkan bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang Kraton Yogyakarta terutama bagi para pendatang. ANTARA FOTO/Noveradika
Kecelakaan Bantul, Flyover di Janti terbilang paling rawan laka lantas.
Harianjogja.com, BANTUL- Kecelakaan bus kembali terjadi di jembatan layang (flyover) Janti, Banguntapan Bantul, Sabtu (18/4/2015). Dalam sepekan, dua kali kecelakaan bus terjadi di wilayah ini.
Kecelakaan terakhir terjadi Sabtu (18/4/2015) sekitar Pukul 10.30 WIB. Sebuah mobil penumpang nomor polisi AB 1582 AJ terguling setelah ditabrak bus Sugeng Rahayu jurusan Jogja- Surabaya.
Menurut Kepala Unit Laka Polres Bantul Ipda Budi Haryanto, daerah sepanjang fly over Janti hingga Blok 0 merupakan titik rawan kecelakaan. Dalam sepekan ini, sudah dua kali terjadi laka bus.
"Sebelumnya hari Kamis kemaren juga laka bus pariwisata di perempatan Blok 0," ujar dia.
Laka dinilai rawan terjadi baik karena lalu lintas dari arah selatan menuju flyover maupun sebaliknya. Dari arah selatan ke utara, kebanyakan pengguna sepeda motor memilih melalui flyover ketimbang jalur bawah. Padahal petugas telah memberi rambu-rambu lalu lintas, agar sepeda motor menggunakan jalur lambat.
"Selama ini sepeda motor lebih banyak memilih jalur atas daripada di bawah," lanjutnya.
Sedangkan dari arah utara ke selatan saat menuruni fly over, di sebelah kiri banyak gang atau jalan keluar yang langsung memotong jalan raya. Kondisi tersebut menurutnya juga rawan kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share