TAMBAK UDANG BANTUL : Lahan Pertanian Jadi Tambak Udang, Bagaimana Nasib Petani?

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jum'at, 24 April 2015 07:41 WIB
TAMBAK UDANG BANTUL : Lahan Pertanian Jadi Tambak Udang, Bagaimana Nasib Petani?

Kolam tambak udang tampak berdekatan dengan jalur jalan lintas selatan di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Rabu (7/1/2015). Keberadaan tambak nantinya tergusur proyek jalan karena lebar JJLS diperluas sampai 30 meter. (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani)

Tambak udang Bantul akan direlokasi ke lahan pertanian

Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul Tri Saktiyana membenarkan rencana Pemkab mengubah 45 hektare lahan pertanian menjadi kolam tambak udang, lantaran dipilih menjadi area relokasi.

Sementara nasib ratusan petani yang selama ini hidup dari hasil pertanian menurutnya akan didorong berubah profesi menjadi petambak.

"Kami arahkan mereka berkelompok mengelola tambak, tidak sebagai buruh lo," tutur Tri Saktiyana, Kamis (23/4/2015).

Pemerintah telah menyosialisasikan rencana pembukaan lahan tambak itu. Tri mengklaim, para petani sepakat berubah profesi menjadi petambak asalkan kesejahteraan mereka meningkat.

Namun ia belum dapat memastikan kapan pembukaan tambak di lahan baru tersebut. Pemerintah baru menyiapkan, berbagai aturan dan prosedur perizinan serta pengelolaan tambak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis