Tol Jogja-Solo Mulai Dibangun di Tengah Ring Road Utara Maguwoharjo

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Minggu, 13 September 2026 16:37 WIB
Tol Jogja-Solo Mulai Dibangun di Tengah Ring Road Utara Maguwoharjo

Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated. /Instagram-Harian Jogja.

Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan Tol Jogja-Solo mulai mengubah penataan jalan di kawasan Ring Road Utara, Maguwoharjo. Separator jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer dibongkar untuk membuka ruang pembangunan struktur tol yang nantinya berada di bagian tengah Ring Road Utara.

Pejabat Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rachmat, mengatakan pembongkaran separator tersebut merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo.

Separator yang sebelumnya membatasi bagian tengah jalan itu dibongkar mulai dari Kantor PJR ke arah barat hingga kawasan Casa Grande. Setelah dibongkar, bekas separator ditutup melalui pengecoran dan dipersiapkan untuk pekerjaan berikutnya, termasuk pelebaran jalan.

“Pekerjaan ini untuk mempermudah pengerjaan jalur tol yang akan berada di tengah Ring Road Utara,” kata Rachmat belum lama ini.

Fokus Pekerjaan Tol

Kawasan Ring Road Utara saat ini menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam pembangunan Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo.

Dengan adanya pekerjaan konstruksi di tengah jalan, pengguna kendaraan yang melintas di kawasan tersebut diminta lebih berhati-hati. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan karena aktivitas proyek berpotensi memengaruhi kenyamanan maupun kelancaran lalu lintas.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan pengerjaan konstruksi,” ujar Rachmat.

Segmen Purwomartani-Maguwoharjo memiliki panjang sekitar 3,7 kilometer. Ruas ini menghubungkan Interchange Purwomartani dengan kawasan Ramp On dan Ramp Off Maguwoharjo.

Secara konstruksi, mayoritas struktur tol pada segmen tersebut menggunakan konstruksi melayang atau elevated. Dari Purwomartani, trase tol bergerak ke arah barat dengan menyusuri Selokan Mataram sebelum kemudian mengarah ke kawasan Ring Road Utara.

Di Maguwoharjo, struktur tol elevated dirancang berada tepat di bagian tengah Ring Road Utara. Kondisi tersebut membuat penataan separator jalan menjadi bagian penting untuk mendukung pekerjaan struktur tol sekaligus menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pelebaran jalan.

Purwomartani-Maguwoharjo

Pembangunan segmen Purwomartani-Maguwoharjo terus berlangsung. Per 12 Agustus 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 47%.

JMJ memperkirakan pekerjaan pada segmen ini dapat diselesaikan pada 2027. Namun, target tersebut masih berupa perkiraan.

“Rencana kami mudah-mudahan di 2027, tapi masih perkiraan kami,” kata Rachmat.

Segmen ini menjadi bagian dari rangkaian pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo yang menghubungkan konektivitas wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalur tersebut menghubungkan segmen datar atau at-grade dari wilayah Klaten menuju wilayah Sleman.

Dari Klaten Menuju Sleman

Ruas Tol Jogja-Solo yang berawal dari Klaten membentang melintasi perbatasan provinsi hingga menuju simpang susun atau Interchange Purwomartani.

Ruas Klaten-Purwomartani dirancang untuk memangkas waktu tempuh perjalanan Solo-Jogja sekaligus mengurangi beban kemacetan kronis di jalan nasional arteri.

Selain mendukung perjalanan antarkota, keberadaan akses tol tersebut juga ditujukan untuk mempermudah pergerakan lalu lintas menuju destinasi pariwisata unggulan, termasuk kawasan Candi Prambanan.

Setelah mencapai Purwomartani, trase kemudian memasuki segmen lanjutan menuju Maguwoharjo sepanjang sekitar 3,7 kilometer. Profil trase pada bagian ini berubah karena jalur bergerak menyusuri Selokan Mataram sebelum mengarah ke Ring Road Utara.

Mayoritas struktur pada segmen Purwomartani-Maguwoharjo dibangun secara elevated. Penggunaan struktur melayang tersebut ditujukan untuk meminimalkan alih fungsi lahan darat.

Di kawasan Maguwoharjo, pembangunan struktur elevated di tengah Ring Road Utara membuat separator jalan harus dibongkar. Area bekas separator kemudian diberi perkerasan baru sebagai bagian dari persiapan pekerjaan konstruksi berikutnya, termasuk rekayasa lalu lintas dan pelebaran jalan.

Jika segmen Purwomartani-Maguwoharjo selesai, ruas tersebut akan menjadi penghubung antara jalur antarkota Solo-Klaten dan kawasan perkotaan Jogja melalui simpul akses Ramp On dan Ramp Off Maguwoharjo.

Pembangunan ini juga diharapkan dapat mendukung penguraian penumpukan arus kendaraan di jalur nasional sekaligus mempercepat konektivitas untuk kebutuhan logistik dan pariwisata di kawasan Jogja-Solo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online