Kekeringan Ancam 30.000 Hektare Lahan, Kementan Siapkan Benih Tahan Kering
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo di Kronggahan, Gamping pada Minggu (6/9/2026). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN— Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman ditargetkan memasuki tahap akhir dan rampung secara konstruksi pada Desember 2026. Kehadiran ruas ini diproyeksikan mempercepat perjalanan kendaraan dari Jawa Tengah menuju DIY sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan Sleman dan sekitarnya.
Ruas tersebut memiliki posisi penting karena menjadi bagian dari jaringan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Tol Jogja-Solo dengan Tol Jogja-Bawen. Jika pembangunan selesai sesuai target, ruas ini secara konstruksi dinilai sudah layak untuk dilalui kendaraan. Namun, keputusan mengenai pengoperasian atau pemfungsionalan jalan tol tetap berada di luar kewenangan kontraktor.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengatakan pihaknya masih mengejar target penyelesaian konstruksi pada akhir 2026.
“Itu target, target kita sebagai konstruksi [selesai Desember]. Kalau untuk kewenangan memutuskan [fungsional] itu nanti ada di Jasa Marga,” terang Agung dikutip pada Minggu (6/9/2026).
Agung menjelaskan penyelesaian konstruksi tidak serta-merta berarti ruas Tol Jogja-Solo Paket 2.2 langsung difungsionalkan untuk masyarakat. Setelah pekerjaan konstruksi rampung, keputusan mengenai kapan jalan bebas hambatan tersebut dapat digunakan menjadi kewenangan PT Jasa Marga bersama instansi terkait.
Dengan demikian, terdapat perbedaan antara target penyelesaian pekerjaan konstruksi dengan keputusan operasional atau fungsional jalan tol.
Apabila pekerjaan selesai sesuai jadwal, ruas penghubung Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen tersebut secara konstruksi telah memenuhi kelayakan untuk dilewati kendaraan. Namun, pemanfaatannya tetap menunggu keputusan pihak yang memiliki kewenangan.
“Ya pasti [layak]. Nanti kita semaksimal mungkin kita mengejar target konstruksinya seperti itu. Kalau untuk kewenangan memfungsikan untuk libur Nataru kan ada di Jasa Marga dan instansi lain yang terkait,” tuturnya.
Pernyataan tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa kemungkinan pemanfaatan ruas tol untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak ditentukan oleh pihak kontraktor. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan keputusan Jasa Marga dan instansi terkait.
Dari sisi manfaat transportasi, Agung menilai keberadaan segmen Trihanggo-Junction Sleman dapat memberikan dampak terhadap kelancaran arus kendaraan, baik yang masuk maupun keluar dari DIY.
Posisi ruas tersebut sebagai penghubung antarruas tol membuat perjalanan kendaraan dari Jawa Tengah menuju wilayah DIY diharapkan menjadi lebih cepat. Pengguna jalan nantinya memiliki alternatif akses untuk menuju berbagai tujuan di DIY.
“Ya insyaallah [keberadaan tol] ini bisa membantu kelancaran lalu lintas yang baik masuk maupun keluar di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya.
Menurut Agung, manfaat tersebut terutama dapat dirasakan oleh pengguna jalan yang datang dari arah Jawa Tengah. Kehadiran ruas tol diharapkan membuat perjalanan menuju berbagai destinasi dapat ditempuh dengan waktu yang lebih efisien.
“Sehingga pengguna itu sedapat mungkin bisa secara lebih cepat bisa menuju ke arah destinasi-destinasi yang dituju, seperti itu aja. Betul [terutama dari arah Jateng],” imbuh Agung.
Dengan target konstruksi selesai pada Desember 2026, perhatian berikutnya berada pada keputusan mengenai pemfungsian ruas tersebut. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana dan mendapat keputusan dari pihak berwenang, Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman berpotensi menjadi bagian penting dalam konektivitas perjalanan antara Jawa Tengah dan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Lille yang diperkuat Calvin Verdonk bersaing di papan atas Ligue 1. Simak posisi klub-klub Eropa yang diperkuat pemain Timnas Indonesia.
Gunungkidul memproyeksikan anggaran infrastruktur Rp372,28 miliar pada 2027. Rencana mencakup perbaikan jalan, irigasi, dan gedung pelayanan.
Yamaha menarik 1.329 motor Y-AMT di Jepang dan Finlandia akibat risiko kerusakan poros pemindah gigi. Simak model yang terdampak.
Morbidelli dan Brad Binder pindah ke WorldSBK pada 2027. Simak alasan kejuaraan Superbike menjadi peluang baru bagi pebalap MotoGP.
Lille vs Galatasaray berlangsung Rabu malam. Kedua tim memburu poin perdana setelah kalah dalam dua laga awal Liga Champions 2026/2027.