BANJIR JOGJA : 4 Sungai Meluap, Bantul Kena Imbas

Jum'at, 24 April 2015 21:40 WIB
BANJIR JOGJA : 4 Sungai Meluap, Bantul Kena Imbas

Sejumlah tentara menggendong pelajar sekolah dasar menyeberangi sungai yang melintasi wilayah Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (23/2/2015). Sejak banjir bandang menghanyutkan satu-satunya jembatan di desa tersebut, Kamis (19/2/2015) lalu, warga terpaksa berbasah kaki menyeberangi sungai. Langkah yang mereka lakukan pascajembatan hanyut itu terpaksa mereka lakukan karena jika menempuh jalur jalan memutar demi melintasi jembatan lain, jarak yang harus mereka tempuh menjad

Banjir Jogja juga dirasakan warga Bantul.

Harianjogja.com, BANTUL-Di Bantul, berbagai jalan, jembatan dan bangkel ikut rusak diterjang banjir akibat luapan sungai Code, Winongo, Opak dan Bedog yang melintasi Kabupaten Bantul.

Banjir berada di 17 titik yang tersebar di 10 desa mulai dari wilayah utara hingga selatan. Lebih dari 275 rumah yang dihuni ratusan jiwa terendam banjir berketinggian hingga dua meter. Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat bencana alam tersebut.

Di Dusun Tegalrejo, Bawuran, Pleret Bantul jalan sepanjang 15 meter dan lebar empat meter ambles. Jalan itu memutus lalu lintas yang menghubungkan Desa Pleret dan Desa Bawuran, Kecamatan Pleret. Masih di wilayah yang sama, sebuah talut jembatan gantung tergerus sungai Opak. Menyebabkan, jembatan ditutup dari lalu lintas warga.

Di Dusun Pandean, Desa Bangunharjo, Sewon yang rutin dilanda banjir, sebuah ruas jalan kampung rusak parah akibat terendam air. Kerusakan juga terjadi di saluran irigasi pertanian dan sejumlah bangket.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online