OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Gangguan jiwa masih minim penanganan karena tidak semua orang peduli
Harianjogja.com, JOGJA-Sekitar 4.700-an penduduk Jogja mengalami gangguan jiwa. Kecamatan Kotagede menjadi wilayah yang memiliki penduduk dengan gangguan jiwa terbanyak se-Jogja, yaitu 700-an orang.
Kendati demikian, penanganan penderita gangguan jiwa di masyarakat masih minim karena tidak semua orang peduli dan memahami cara mengatasinya. Hal itu diungkapkan Kepala UPT Panti Karya Waryono dalam acara Pengenalan Deteksi Dini Gangguan Jiwa dan Manajemen Penanganan Jiwa di masyarakat di Pendopo Balaikota Jogja, Senin (4/5/2015).
Menurut Waryono, penderita gangguan jiwa tersebar dan menjadi satu dengan masyarakat di kampung atau kelurahan. Berdasarkan pantauan pekerja sosial masyarakat (PSM), Kotagede, menjadi kawasan dengan penduduk yang menderita gangguan jiwa terbanyak karena masih ada perkawinan saudara atau sedarah.
“Kalau di Jogja seluruhnya diperkirakan 2,8 persen dari jumlah penduduk menderita gangguan jiwa,” sebut Waryono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Donald Trump membuka peluang bertemu kembali dengan Kim Jong Un pada November 2026 saat kunjungan ke Asia.
Dokter menjelaskan miom dan kista tertentu dapat ditangani dengan operasi tanpa mengangkat rahim melalui teknik bedah minimal invasif.
Harga buyback emas Antam hari ini Rp2,505 juta per gram, naik 6,14% sejak awal 2026 namun masih di bawah rekor Januari.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.