Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
JIBI/Desi Suryanto GKR Pembayun bersama KPH Wironegoro berfoto bersama sang putri RAj. Arti Ayya Fatimasari Wironegoro (putri pasangan KPH Wironegoro dengan GKR Pembayun) seusai siraman dalam upacara adat tetesan di nDalem Wironegaran di Jalan Suryo Mentaraman, Yogyakarta, Minggu (22/12/2013). Upacara adat tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan karena anak telah memasuki tahapan masa remaja ditandai dengan kematangan fisik dan berkembangnya alat-alat reproduksi untuk berketurunan.
Sabda Raja, salah satunya memerintahkan GKR Pembayun menjadi GKR Mangkubumi
Harianjogja.com, JOGJA- GKR Pembayun yang kini berganti nama menjadi GKR Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng Ing Mataram mengaku gelar yang disandangnya berarti tugas dan tanggung jawabnya semakin berat.
“Bagi saya dengan duduk disitu [Watu Gilang], batu nyang biasa ditempati calon Sultan] tugas dan beban saya semakin banyak,” ucap Pembayun, saat jumpa pers di kediaman GKR Pembayun yang kini bergelar GKR Mangkubumi di Jalan Panembahan, Kraton, Jogja, Jumat (8/5/2015).
Pembayun mengaku tidak mengetahui apa yang akan disampaikan dalam Dawuh Raja, Selasa (5/5/2015).
Istri dari Kanjeng Pangeran Wironegoro ini tiba-tiba diperintahkan untuk berkumpul di Siti Hinggil, sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu, Pembayun pun hanya mengenakan kebaya biasa. “Saya enggak tahu sebelumnya, sampai saya diberi nama itu [GKR Mangkubumi],” katanya.
Pembayun menyatakan ikhlas menjalani tanggung jawab setelah punya gelar anyar. Ia akan senantiasa menjalani apa yang sudah ditetapkan Ngarsa Dalem.
Disinggung soal beberapa kerabat Sultan yang tidak setuju dengan gelar tersebut, Pembayun mengatakan pro-kontra pasti terjadi. Da tetap menghormati para rayi Sultan. “Bagaimana pun, mereka om saya,” ujarnya.
GKR Mangkubumi mengaku masih membutuhkan bimbingan roma-roma (rayi Sultan) untuk melastarikan kebudayaan dalam Kraton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Kemnaker menegaskan komitmen menindaklanjuti laporan PHK, perlindungan pekerja, hingga K3 demi hubungan industrial yang adil dan kondusif.
Bank Mandiri Taspen melalui program Glow and Grow dorong pensiunan tetap aktif, sehat, dan produktif lewat edukasi dan pemberdayaan lansia.
Bapanas mencatat penyaluran bantuan pangan beras dan Minyakita telah mencapai 55,37% dari target 33,2 juta KPM hingga Juni 2026.
Pemkab Kulonprogo evaluasi dampak embarkasi haji yang dinilai belum optimal bagi UMKM dan hotel. Okupansi masih stagnan 25%.
Qodari dorong ANTARA perkuat jurnalisme data, transformasi digital, dan jaringan daerah agar tetap relevan di era media digital 2026.