Viral Lansia di Semarang Meninggal Saat Tadarus Alquran, Terekam CCTV
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Sejumlah siswa mengikuti uji coba Ujian Nasional (UN) computer-based testing (CBT) di SMAN 1 Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/3/2015). Sebanyak 198 sekolah tingkat SMP maupun SMA dan SMK di Jawa Timur dinyatakan siap melaksanakan UN online itu pada akhir tahun ajaran ini. (JIBI/Solopos/Antara/Herman Dewantoro)
Hasil UN 2015 untuk Kota Jogja, setidaknya 15 siswa dinyatakan tak lulus.
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 15 siswa SMA dan SMK di Jogja tidak lulus ujian nasional (UN). Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah siswa tidak lulus pada tahun ini lebih banyak.
Kepala Disdik Jogja Edy Heri Suasana menyebutkan siswa tidak lulus terdiri dari lima siswa SMA, lima siswa SMK, dan lima siswa mengundurkan diri. Menurut dia UN memang tidak menentukan kelulusan, akan tetapi sekolah memiliki kebijakan dan penilaian masing-masing.
"Karena penilaian sehari-hari dilakukan sekolah maka yang menentukan juga hal itu, bukan nilai UN," ujarnya saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis (14/5/2015).
Diuraikannya, siswa yang tidak lulus berasal dari empat SMA swasta, tiga SMK swasta, dan dua SMK negeri. Ia juga tidak menampik jika jumlah siswa yang tidak lulus kali ini lebih banyak ketimbang tahun lalu.
"Angka pastinya tidak ingat persis tetapi yang jelas tidak sebanyak ini," ungkapnya.
Pengumuman kelulusan, terang dia, berasal dilakukan Jumat (16/5/2015) pagi di sekolah masing-masing.
"Untuk mekanismenya diserahkan kepada sekolah, ada yang memanggil wali murid atau siswanya langsung," papar Edy.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Baskara Aji mengaku belum dapat memastikan jumlah siswa yang tidak lulus. Pasalnya, sekolah baru melaporka hasil kelulusan pasca pengumuman besok. Kendati demikian, ia opimistis jumlah siswa yang tidak lulus lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu.
"Logikanya kan sekolah yang memberi penilaian sehingga kemungkinan besar siswa lulus," tuturnya.
Disebutkannya, penentuan kelulusan berdasarkan nilai ujian sekolah dan rapor siswa. Seperti yang diketahui, UN SMA dan sederajat di DIY diikuti 48.612 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Dokter menjelaskan kesemutan, baal, dan rasa seperti tersetrum bisa menjadi gejala awal gangguan saraf tepi.
Kemenkes memastikan alat medis esensial tersedia di rumah sakit lapangan Nagekeo pascagempa NTT pada 15 Agustus 2026.
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Ketika Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Menyimpan Makanan, AQUA Elektronik Hadirkan AQR-CSE696RSV(SL)
Gempa M5,7 mengguncang Manggarai, NTT, Kamis pagi. BMKG mencatat 3.394 gempa susulan Flores hingga pukul 05.00 WIB.