Karhutla Bromo Capai 550 Hektare, Diduga karena Human Error
Karhutla Bromo mencapai sekitar 550 hektare. Menkopolkam Djamari Chaniago menduga kebakaran dipicu kelalaian manusia atau human error.
Mitigasi bencana di DIY diupayakan dengan pembentukan forum.
Harianjogja.com, JOGJA-Ratusan desa di DIY masuk dalam kategori rawan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyasar desa-desa tersebut untuk memberikan informasi mengenai bencana dengan membentuk forum.
Menurut Kepala BPBD DIY Gatot Saptadi terdapat 301 dari 430-an desa di DIY yang berpotensi dilanda bencana. Gunungkidul, sebutnya, menempati urutan pertama karena memiliki potensi bencana sekitar 30%.
"Bencana yang dimaksud antara lain, longsor, gempa, banjir, erupsi gunung berapi, puting beliung, tsunami, dan sebagainya," urai dia, Minggu (17/5/2015).
Gatot menjabarkan, Gunungkidul rentan tsunami, tanah longsor, dan puting beliung, Bantul dan Jogja rawan gempa, sementara Sleman lebih fokus pada bencana erupsi Merapi.
Dikatakannya, forum yang dibentuk mengajak warga untuk melakukan mitigasi secara kultural dan struktural. Kultural, jelasnya, berarti warga diberi pengetahuan dan pemahaman terkait penanganan bencana sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. Sedangkan struktural mengedepankan penanganan fisik dan lingkungan.
Saat ini, imbuhnya, baru 120-an desa yang sudah disasar. Ia menargetkan dalam kurun waktu lima tahun seluruh desa rawan bencana dapat terjangkau dengan informasi dan forum yang dibentuknya.
Komandan SAR DIY Brotoseno dalam mitigasi bencana yang diperlukan adalah gerak cepat.
Ia mencontohkan, kejadian erupsi Merapi 2010, keputusan-keputusan yang didahului dengan musyawarah justru memperlambat gerak. Pasalnya, jika yakin dengan satu tindakan yang harus dilakukan, maka pemimpin harus segera mengambil keputusan dan diikuti oleh masyarakatnya. Warga salah satu desa di lereng Merapi, jelasnya, banyak yang menjadi korban karena terlambat.
"Dalam mitigasi bencana, demokrasi tidak selalu mengungtungkan," ujarnya.
Ia yakin jika pemimpin di satu wilayah memiliki sikap dan karakter yang baik, maka warga akan dengan senang hati menuruti tanpa perlu mengambil keputusan dengan musyawarah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Bromo mencapai sekitar 550 hektare. Menkopolkam Djamari Chaniago menduga kebakaran dipicu kelalaian manusia atau human error.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sekitarnya. BMKG menyebut gempa dangkal dipicu aktivitas Sesar Opak dan tak berpotensi tsunami.