PENCEMARAN LINGKUNGAN : BLH Bantul : Pabrik Peleburan Aluminium Layak Ditutup

Jum'at, 22 Mei 2015 14:40 WIB
PENCEMARAN LINGKUNGAN : BLH Bantul : Pabrik Peleburan Aluminium Layak Ditutup

Harianjogja.com, BANTUL-Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bantul menyatakan pabrik peleburan aluminium layak ditutup.

Staf Bidang Penataan Hukum BLH Bantul Ikhsan Santoso mengatakan, perusahaan peleburan aluminium di Desa Sitimulyo sudah berkali-kali diperingatkan agar membuat cerobong asap dan menerapkan teknologi yang mampu meminimalisasi pembuangan limbah.

"Kalau menurut mereka cerobong asap itu membahayakan pekerja di dalam itu enggak benar. Teknologinya ada, jadi bisa diterapkan," kata Ikhsan seusai menyosialisasikan Perda mengenai Pencemaran Air, Kamis (21/5/2015).

Kendati sudah diperingatkan, perusahaan itu tidak melaksanakannya. Perusahaan kata dia tidak mau
mengeluarkan banyak biaya untuk menerapkan teknologi yang dapat meminimalkan pencemaran limbah tersebut. Lantaran tidak mengikuti rekomendasi Pemkab setelah berkali-kali diingatkan, Ikhsan menilai perusahaan itu layak ditutup.

"Kalau menurut saya sudah layak ditutup, karena tidak melaksanakan rekomendasi yang sudah disampaikan," ujar dia.

Hanya saja, rekomendasi penutupan pabrik alumunium itu harus dikeluarkan BLH secara kelembagaan. Sejauh ini, Kepala BLH menurutnya belum mengeluarkan kebijakan penutupan perusahaan tersebut.

"Saya tidak tahu masalahnya kalau kenapa belum ditutup," tutur dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online