3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Sejumlah siswa SD Aswaja melihat pemilahan dan penimbangan sampah di bank sampah, Sukun, Malang, Jawa Timur, Rabu (15/4/2015). Kegiatan tersebut merupakan upaya mengenalkan pentingnya bank sampah serta teknologi daur ulang sekaligus menanamkan kecintaan lingkungan kepada sekitar 60 siswa sekolah dasar setempat. (JIBI/Solopos/Antara/Ari Bowo Sucipto)
Masalah lingkungan mengenai penanganan sampah dikelola dengan bank sampah.
Harianjogja.com, JOGJA-Pemkot Jogja akan meluncurkan bank sampah skala kota pada tahun ini. Rencananya, bank sampah induk tersebut direalisasikan setelah Lebaran.
Kasubid Daur Ulang Sampah Bidang Pengembangan Kapasitas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jogja Faizah mengatakan bank sampah skala kota akan didirikan di Nitikan Sorosutan.
"Ini dapat memberi alternatif kepada warga jika tidak memiliki bank sampah di tingkat RW," ujarnya, Jumat (22/5/2015).
Keberadaan bank sampah kota, jelasnya, juga dapat membantu penjualan di tingkat wilayah sebab skala kota sudah bermitra dengan pengepul atau konsumen barang bekas.
Faizah menyebutkan saat ini terdapat 315 bank sampah yang berada di 315 RW dan tersebar di 45 kelurahan. Sampah yang dihasilkan tiap warga kota, imbuhnya, 0,6 kilogram per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.